Apa itu Business Process Outsourching (BPO)?
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp

Apa itu Business Process Outsourcing (BPO)?

Apa itu Business Process Outsourcing (BPO)? –  kehadiran Business Process Outsourcing (BPO) memberikan angin segar bagi perusahaan terutama perusahann yang baru merintis. Sebagai pelaku usaha, kehadiran BPO dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan dan mengembangkan perusahaan. Ketika perusahaan membutuhkan suatu SDM untuk melaksanakan pekerjaan penunjang, perusahaan akan mudah menemukan tenaga kerja sesuai dengan yang dibutuhkan.

Dalam pelaksanaanya, perusahaan akan melakukan perjanjian dengan vendor yang menyediakan tenaga kerja. Jika Anda ingin melakukan kerja sama dengan penyedia Outsourcing, ada baiknya mengetahui terlebih dahulu mengenai apa itu BPO. Berikut akan diulas informasi mengenai pengertian BPO, kelebihan dan kekurangan, serta layanan yang disediakan oleh BPO.

Apa itu Business Process Outsourcing atau BPO?

Businness process Outsourcing atau terkenal dalam dunia bisnis dengan BPO merupakan alih daya perusahaan kepada penyedia layanan Outsourcing. Pengalih pekerjaan ini melalui kerjasama antara perusahaan dengan vendor sebagai penyedia tenaga kerja dengan tertulis. Kontrak kerjasama tentu saja menangkup kewajiban dan hak masing-masing pihak baik perusahaan atau vendor. Adapun kedudukkan dari keduanya sebagai partner bukan sebagai atasan dan bawahan. Jadi, harus memeberikan keuntungan yang sama dari segala aspek. 

Apa itu Business Process Outsourcing atau BPO?
Apa itu Business Process Outsourcing atau BPO?

Pekerjaan yang diserahkan oleh perusahaan kepada pihak Outsourcing biasanya merupakan pekerjaan penunjang. Namun, bisa saja perusahaam juga memberikan pekerjaan dalam proses produksi. Penyerahan pekerjaan kepada Outsourcing tentu saja memberikan banyak manfaat kepada peusahaan. Salah satunya efisiensi pekerjaan yang mana perusahaan dapat lebih fokus dalam pekerjaan utama. Ada beberapa hal yang perlu dipahami dalam BPO seperti sistem kerja, manfaat, serta kekurangan dan kelebihan. 

Baca juga :   Ketahui Manfaat Outsourcing untuk Bisnis

Kelebihan dan kekurangan BPO

Kelebihan Business Process Outsourcing

  • Perusahaan dapat meningkatkan efisiensi dalam bisnisnya. Menghemat biaya serta waktu lebih efisien. Perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya untuk merekrut karyawan serta memberikan pelatihan. 
  • Pengunaan BPO erdampak pada karyawan tetap. Dengan kesempatan dan waktu yang ada  karyawan dapat meningkat kineraja dalam mengurus pekerjaan inti perusahaan. Sehingga, meningkatkan keunggulan kopetitif dalam bersaing dengan perusahaan lain.
  • Perusahaan akan mengalami peningkatan bisnis. Dengan menggunakan BPO SDM profesional dan ahli yang dibutuhkan akan cepat tersedia. Sehingga, pekerjaan perusahaan dapat terselesaikan.

Kekurangan Business Prosess Outsourcing

  • Kerjasama antar perusahaan dan BPO tidak memungkiri adanya pelanggaran dalam privasi data perusahaan. Oleh karena itu, harus ada perjanjian yang jelas untuk mencegah hal tersebut terjadi.
  • Perjanjia atau kontrak kerja antar perusahaan dan vendor relatif singkat. Hal ini cukup merepotkan bagi perusahaan yang mana harus selalu memperbaharui kontrak. Selain itu masih dibutuhkan waktu untuk proses peralihan tugas dan rekruiten karyaan Outsourcing
  • Ketergantungan perusahaan terhadap pekerja Outsourcing. tidak dapat dipungkiri bahwa perusahaan Outsourcing memilki sistem atau cara kerja yang tidak diktahui perusahaan. Sehingga menimbulkan ketergantungan karena suatu hal.
  • Perusahaan dapat kehilangan kontrol manajerial. Dalam hal ini dapat terjadi ketika perusahaan Outsourcing tidak mendorong perusahaan untuk maju melainkan membuat keuntungan sendiri atas pelayanan yang mereka sediakan.

Sistem kerja operasional BPO

Terdapat cara kerja tersendiri BPO dalam perusahaan. Berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui.

Sistem kontrak pada karyawan Outsourcing

Sistem kontrak karyawan ousourching telah diatur dalam undang-undang tentang ketenagakerjaan pasal 56. kontrak pada karyawan Outsourcing yaitu perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) dan perjanian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT). Pada kontrak PKWT ada batasan waktu selesinya pekerjaan maksimal 3 tahun, tidak ada masa percobaan,  pemberhentian kerja sesuai denga waktu perjanjian, perusahaan tidak wajib membayar pesangon dan uang penghargaan kerja, dan wajib dicatat dalam instansi ketenagakerjaan.

Baca juga :   Tips Memilih Jasa Outsourcing SPG / Promoter yang Sesuai dengan Kebutuhan

Berbda dengan sistem kontrak PKWTT. Dalam sistemnya PKWTT dalam kontrak tidak ada batasa waktu bekerja. Jangka waktu bisa sampai pensiun atau meninggal dunia. Dalam PHK karyawan perusahaan harus melalui LPPHI (lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industri), perusahaan juga wajib memberikan pesangon terhadap karyawan yang terkena PHK, perjanjian kerja bisa tertulis atau lisan. Perusahaan juga dapat melakukan uji coba selama 3 bulan. 

Sistem perkerutan dan pembayaran karyawan Outsourcing

Sistem seleksi karyawan Outsourcing sama dengan seleksi karyawan pada umumnya. Namun, perbedaanya seleksi dilakukan oleh penyedia jasa tenaga kerja bukan perusahaan. Tahapan seleksi juga sama yakni tes tulis, wawancara, pengukuran berat dan tinggi badan atau tes lain menyesuaikan kebutuhan dari perusahaan.

 Dalam proses pembayaran gaji tenaga kerja ousourching diberikan oleh perusahaan kepada penyedia jasa tenaga kerja Outsourcing. Setiap bulan perusahaan Outsourcing akan memberikan tagihan kepada perusahaan yang nanatinya akan diberikan kepada karyawan sebagai gaji. Biasanya terdapat kesepakan potongan gaji antara karyawan dengan penyedia jasa. Namun, ada juga perusahaan penyedia jasa yang tidak memotong gaji. Dalam hal ini perusahaan menambahkan tagihan kepada perusahaan.

Layanan BPO untuk perusahaan

BPO dapat melaksanakan beragam tugas untuk membantu perusahaan Anda. pertama, BPO akan membantu dalam akunting, pembukuan, dan penyusunan, pengisian seerta pelaporan pajak. Dalam proses tersebut tentu saja membutuhkan ahli konsultan pajak  yang tentunya juga menghabiskan banyak waktu dan uang. Dengan memanfaatkan BPO akan membantu perusahaan dan menghemat waktu dan uang. Kedua, BPO juga dapat membanu dalam proses rekruitmen. Bagi perusahaan proses ini dinilai banyak memakan banyak waktu. Masih harus menyeleksi banyak orang, memberikan training serta meninjau pekerjaan. Dengan BPO pekerjaan perusahaan akan banyak terbantu.

Baca juga :   Pastikan Memilih Jasa Outsourcing Staff Gudang Terbaik

Ketiga, BPO juga dapat membantu dalam bidang teknologi. Jika perusahaan belum memiliki ahli TI, apalagi perushaan yang baru merintis dan membutuhkan ahli teknologi keputusan menggunala BPO aalah langkah efektif. Keempat, pekerjaan kreatif jua dapat menggunakan BPO. Jika perusahaan Anda membutuhkan SDM kreatif, Anda dapat menggunakan jasa BPO. Tenaga kerja tersebut dapat memberikan layanan dalam mendesin situs, media cetak, penulisan konten, dan berbagai hal kretaif untuk memajukan perusahaan Anda.  

Demikian ulasan mengenai pengertian dan berbagai hal tentang apa itu Business Process Outsourcing. dengan memanfaatkan BPO akan membantu meningkatkan dan mengembangkan perusahaan Anda. informasi diatas semoga memberi inspirasi Anda dan sebagai pertimbangan menggunakan BPO untuk membantu perusahaan. Semoga bermanfaat.

Business Process Outsourcing terbaik dan Terpercaya di Indonesia. Hubungi myrobin.id

Kelola Bisnis Anda Lebih Mudah

dengan rekrutmen tenaga kerja kami dan platform manajemen modern.

Artikel terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Selamat Datang di MyRobin.id

Apa yang sedang Anda cari?

job-search (2)

Saya Ingin Melamar Kerja

Buat akun untuk mencari lowongan yang tepat untuk anda

X