Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp

Wajib Terapkan 4 Strategi Sales Ini Untuk Mengatasi Penjualan yang Terganggu Pandemi!

Bagaimana Strategi Sales ditengah Pandemi? 

 

Pada sesi kali ini, MyRobin mewawancarai seorang praktisi Sales yang sudah bergelut di bidang penjualan/sales selama kurang lebih 8 tahun. Dia adalah M. Thafan Azhari yang saat ini bekerja sebagai Vice President of Sales di GajiGesa. 

 

Thafan mengawali karirnya sebagai seorang Sales di salah satu Family Business di Jakarta lalu berpindah ke industri digital, kecantikan, startup perhotelan, dan financial wellness. Dengan kerja keras dan komitmen yang tinggi, sederet prestasi telah diperolehnya seperti sales terbaik selama 2 tahun di salah satu startup perhotelan Jakarta. 

 

Thafan juga menceritakan pengalamannya sebagai seorang Sales Leader yang mana saat berada di posisi ini, sudah bukan lagi berpikir bagaimana untuk mendapatkan hasil penjualan yang baik, tetapi lebih kepada mengatur strategi, memberikan motivasi kepada tim agar selalu semangat mencapai target penjualan, membuat regulasi, dan juga lebih jeli dalam melihat peluang bisnis yang ada. 

 

Seperti yang kita alami saat ini, kita berada di keadaan pandemi yang mana semua serba tidak mudah, keterbatasan dalam bertatap muka baik dengan tim sendiri ataupun calon klien/pelanggan merupakan hal yang harus dihadapi seorang Sales Leader, begitu juga Thafan. Diperlukan strategi yang tidak biasa dalam menghadapi keadaan ini, apalagi bisnis tetap berjalan dan juga persaingan dengan kompetitor yang semakin menantang. 

 

Lalu apa saja Strategi Sales ditengah Pandemi menurut Thafan,

 

  1. Memperbanyak stock leads

Pendekatan yang terbatas terhadap calon klien memang menjadi tantangan utama di masa pandemi. Sebab, keberhasilan penjualan tidak akan sama dengan pendekatan tradisional yang dilakukan sebelumnya. 

 

Membuka channel lead generation baru juga merupakan salah satu strategi yang tepat dilakukan pada masa pandemi dengan asumsi rasio konversi yang mengecil, maka memperluas dan memperbanyak stock leads memungkinkan kami untuk mendapatkan konversi lebih baik.

 

  1. Evaluasi penawaran

Pandemi pastinya mempengaruhi berbagai aspek kehidupan begitu juga dengan calon klien yang ingin kita dekati. Memberikan penawaran yang relevan terhadap calon klien akan menghadirkan demand yang tentunya akan mendorong penjualan.

 

Baca juga :   Tidak lolos daftar Prakerja berkali-kali? Coba cara ini!

Dengan mengubah pendekatan penjualan yang berfokus kepada pain point mereka dan memberikan solusi tepat atas efek pandemi melalui produk dan jasa yang ditawarkan bagi calon klien merupakan salah satu cara memenangkan hati calon klien.

 

  1. Menormalisasi pendekatan daring

Keterbatasan melakukan pertemuan tatap muka membuat pertemuan daring menjadi tren baru yang mau tak mau dilakukan demi kelancaran proses penjualan. 

 

Agar pendekatan ini berjalan dengan efektif, seorang sales harus memiliki kreativitas untuk membuat materi-materi presentasi menjadi lebih menarik dan dipersonalisasi sesuai dengan kebutuhan calon klien yang sedang ditarget. Tak hanya materi saja, namun juga cara membawakan presentasi yang disesuaikan dengan calon target klien.

 

  1. Terus berjualan

Dampak ekonomi yang memburuk akibat pandemi membuat iklim penjualan melemah. Akibatnya kita pasti mengalami penolakan dan kegagalan, namun jangan jadikan ini alasan untuk melemahkan semangat tim untuk terus berjualan. Dengan kreativitas dan ketekunan yang dimiliki oleh semua tim, tantangan pandemi ini pasti akan bisa dilewati.

 

 

Lalu kegiatan apa saja yang dilakukan Thafan untuk tetap menjaga kekompakan dalam tim apabila ada keterbatasan bertemu muka, 

 

Thafan bercerita kegiatan yang dilakukan di perusahaan saat ini yaitu GajiGesa. Salah satunya yaitu Virtual Lunch. 

 

Tidak dapat bertemu muka bukan berarti kehilangan momen untuk menjaga kekompakan. Dengan kegiatan ini, sesama anggota tim tetap dapat saling bercerita dan bersantai sambil menikmati makan siang. 

 

Virtual Coffee. Siapa yang tidak menyukai kopi? Teringat keadaan sebelum pandemi, dimana secangkir kopi dan duduk di kedai kopi menjadi kebiasaan semua pekerja. Ada yang sekedar mendapatkan ide, bercengkrama, ataupun diskusi pekerjaan. Dan keadaan ini tidak perlu berubah saat ini, kopi tetap bisa dinikmati di tempat masing-masing, dan diskusi baik perihal pekerjaan maupun di luar pekerjaan pun tetap ada. 

 

Baca juga :   Himbau warganya untuk PSBB, negara tetangga ini menggunakan Robot!

Apa yang menjadi penilaian Thafan dalam mengatur tim terutama dari segi personal seorang Sales, 

 

Kesediaan, hal ini menjadi penilaian utama karena apabila tidak ada kesediaan dari seorang Sales dalam melakukan penjualan,  maka apapun yang disarankan oleh seorang Leader tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal. 

 

Perilaku, hal ini juga menjadi penilaian utama karena perilaku yang baik akan menentukan keberhasilan seorang Sales dalam melakukan penjualan, dan pastinya semua dengan cara yang baik. 

 

Kira-kira apa tips dari Thafan untuk seorang yang baru melakukan pekerjaan sebagai Sales, 

 

Mendapatkan mentor yang tepat. 

 

Belajar sebanyak-banyaknya setiap saat.

 

Ditulis oleh : Vinna Amalia

Kelola Bisnis Anda Lebih Mudah

dengan rekrutmen tenaga kerja kami dan platform manajemen modern.

Artikel terkait

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Selamat Datang di MyRobin.id

Apa yang sedang Anda cari?

job-search (2)

Saya Ingin Melamar Kerja

Buat akun untuk mencari lowongan yang tepat untuk anda

X