Organizational Development: Pengertian, Jenis, Proses, dan Contohnya

Organizational Development

Organization development adalah solusi tepat untuk melakukan perubahan demi mencapai tujuan dan meningkatkan kinerja perusahaan. 

Apabila Anda merasa bisnis yang telah dirintis selama beberapa tahun terakhir stagnan, daripada kompetitor yang tumbuh pesat, maka penting lakukan pengembangan organisasi dengan merekrut tim berpengalaman.

Dilansir dari beberapa sumber, organization development atau OD membantu perusahaan meningkatkan kinerja dengan mengembangan SDM-nya. 

Yuk, kupas tuntas pembahasan mengenai pengertian, manfaat, dan proses organization development di bisnis Anda di sini. 

Organizational development adalah Divisi berbeda dengan HR

Organizational development adalah proses kritis berbasis sains yang ditujukan untuk membantu organisasi, meningkatkan kapasitas mereka untuk berubah dan mencapai efektivitas dengan mengambangkan serta memperkuat organizational recouses yang dimiliki. 

Human resources dan organizational development adalah dua divisi perusahaan yang berbeda, tetapi sering dianggap sama. Padahal, jika ditelaah lebih dalam keduanya memiliki peran dan fokus berbeda. 

Bisa dikatakan organization development merupakan perencanaan jangka panjang yang dilakukan untuk membantu bisnis berkembang, dengan melakukan perubahan baik dari segi strategi, struktur, maupun proses kerja. 

Ini dilakukan melalui proses pengumpulan data, penilaian dan intervensi masalah dengan tujuan, mendapatkan informasi yang cukup dan valid dalam membuat strategi yang berdampak pada performa bisnis.

Pentingnya organization development 

Tujuan dilakukan pengembangan organisasi yaitu meningkatkan daya saing dan membuat perusahaan unggul dibanding kompetitor. 

Alasan mengapa organization development diperlukan bagi sebuah perusahaan yakni OD berusaha memahami bagaimana memaksimalkan potensi dan kapasitas karyawan di dalam perusahaan.

OD berfokus meningkatkan kemampuan organisasi untuk menilai fungsinya di masa ini dan menyesuaikannya untuk mencapai tujuan masa depan. 

Melansir Corporate Finance Institute, ada beberapa manfaat yang didapat apabila perusahaan menjalankan organizational development yakni:

  1. Menciptakan pola perbaikan yang konstan sehingga bisa digunakan untuk pengembangan berkelanjutan.
  2. Meningkatkan komunikasi diantara semua pekerja perusahaan.
  3. Mendorong karyawan berpikir inovatif dan kreatif. 
  4. Meningkatkan kualitas produk dan layanan.
  5. Berpotensi memberikan keuntungan bagi perusahaan. 

Terlebih di dunia VUCA, perusahaan dituntut untuk bisa beradaptasi dan bertindak cepat, supaya dapat bertahan. Nah, disinilah peran OD dibutuhkan. 

Dengan menganalisis dan mengumpulkan informasi terkait cara mengembangkan SDM maupun organisasi, perusahaan akan menemukan bukti sains yang berguna sebagai acuan, menciptakan proses terstruktur dan terkendali, sehingga upaya perubahan dapat membuahkan hasil. 

Organizational development job description

Organizational development lebih fokus pada kinerja perusahaan, mereka bekerja dengan memahami strategi, misi, visi, dan nilai organisasi untuk meningkatkan keberhasilan bisnis. 

OD menjalankan perubahan yang dirancang dan direncanakan untuk membawa perbaikan pada sistem maupun sumber daya manusia di dalam organisasi bisnis. 

Jadi, job desk organization development adalah mengobservasi, mensurvei, mewawancara, menilai, dan melakukan intervensi untuk mengumpulkan data atau informasi. 

Nantinya, mereka dapat memberikan saran apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan kinerja karyawan dan perusahaan, supaya lebih unggul di pasar. 

Jenis organization development 

Profesi organization development sangat dibutuhkan oleh banyak perusahaan. Mulai dari level staff hingga manajer. Berikut terangkum jenis dan tugas OD sesuai posisinya. 

1. Organization development analyst

Organization development analyst adalah orang yang bertanggung jawab menganalisis tren dan masalah untuk ditulis dalam evaluasi. Tugas lain yang diberikan meliputi:

  • Memfasilitasi tim merancang, menerapkan, mengelola, dan melakukan evaluasi tujuan perusahaan.
  • Mempersiapkan acara kantor pengembangan organisasi.
  • Menilai kebutuhan dan menyajikan informasi serta membuat rekomendasi perbaikan.
  • Meninjau dan menyunting laporan agar sesuai dan tidak ada kesalahan.
  • Menerapkan praktik perencanaan strategi,
  • Mengembangkan program yang dimiliki perusahaan,
  • Melakukan konsultasi dengan OD manager untuk menyelaraskan hasil temuan dengan visi dan strategi. 

2. Organization development staff

Organization development staff adalah pekerja yang tergabung dalam divisi OD dan bertanggung jawab melakukan analisis dan menerapkan program untuk meningkatkan pengembangan organisasi. 

Tanggung jawab OD staff yang bekerja di bawah pengawasan HRD secara umum yaitu sebagai berikut. 

  • Memastikan kejelasan organisasi di perusahaan dan melakukan rekonstruksi apabila tidak sesuai atas izin supervisor
  • Melakukan revisi pada struktur organisasi bisnis sesuai dengan kondisi dan kebutuhan perusahaan, jika dinilai tidak relevan dan selaras dengan tujuan perusahaan.
  • Membuat flowchart yang disetujui manajemen agar perusahaan dapat menjalankan operasionalnya sesuai ketentuan berlaku.
  • Mengelola sistem manajemen yang baik berdasarkan target yang sudah dibuat

3. Manajer organization development 

Manajer OD adalah orang yang ditugaskan untuk merencanakan, mengembangkan, mengimplementasikan, serta mengelola program pengembangan organisasi perusahaan. 

  • Melakukan penilaian terhadap kebutuhan program pelatihan dan pengembangan karyawan demi meningkatkan efektivitas kinerja.
  • Mengidentifikasi metode terbaik yang bisa digunakan untuk rencana program organization development.
  • Mengevaluasi kursus, tujuan, dan hasil pengembangan organisasi yang dilakukan.
  • Menilai prestasi dan kinerja karyawan setelah dilakukan pelatihan.
  • Membuat perencanaan dan mengembangkan program pelatihan karyawan untuk manajemen dan karyawan dengan organization resources yang dimiliki.

Organization resource sendiri adalah ragam sumber daya di organisasi yang digunakan untuk mencapai keunggulan organisasi.

Proses organizational development

Proses pengembangan organisasi tidak memberikan hasil yang instant. Biasanya proses ini dilakukan secara berkelanjutan untuk mengetahui adakah SDM, struktur atau sistem yang bisa diperbaiki untuk menyelesaikan masalah. 

Sebelum membuat perencanaan, tim dari divisi OD, umumnya melakukan langkah-langkah di bawah ini untuk menentukan strategi apa yang akan diterapkan dalam program pengembangan organisasi. 

1. Identifikasi masalah

Langkah pertama yang dilakukan adalah mengidentifikasi masalah. Praktisi OD harus aware dengan kendala yang dialami perusahaan termasuk pertumbuhan organisasi, perasaan SDM-nya, dan efektivitas organisasi.  

2. Mengumpulkan data

Tahap kedua adalah mengumpulkan data melalui wawancara, mengisi kuisioner, atau melakukan observasi. Informasi yang telah ditentukan akan digunakan untuk mendiagnosis masalah serta upaya untuk memecahkannya. 

3. Melakukan diagnosis

Satu hal yang wajib diingat oleh praktisi OD adalah data yang dikumpulkan harus jelas demi memudahkan diagnosis. Seringkali, karena informasi yang dikumpulkan tidak tepat dan jelas, program pengembangan organisasi bisa gagal. 

Data yang dapat membantu saat mendiagnosis masalah berupa asumsi, sikap, dan apa yang dirasakan oleh SDM. 

Setelah memahami permasalahanya, OD dapat menentukan program atau perubahan seperti apa yang bisa diterapkan untuk mengatasi masalah tersebut. 

4. Membuat perencanaan

Langkah selanjutnya intervensi organisasi yaitu perencanaan untuk menentukan tindakan yang akan digunakan untuk membawa perusahaan jadi lebih baik lagi. Ini merupakan bentuk penyelesaian dari masalah yang tadi sudah diidentifikasi dan dianalisis. 

5. Mengevaluasi 

Evaluasi penting untuk mengetahui tindakan atau program apa yang berhasil menyelesaikan masalah di SDM dan organisasi perusahaan. 

Praktisi OD dapat menggunakan hasil evaluasi ini untuk perbaikan, saat membuat program organization development di masa mendatang. 

Contoh organizational development

Organizational Development merupakan proses berkelanjutan yang berguna untuk membawa perusahaan jadi lebih baik lagi dan unggul dibanding kompetitor. 

Jadi, peran ini tak hanya pada berkaitan dengan SDM saja, melainkan keseluruhan perusahaan. Berikut contoh penerapan OD di dunia nyata. 

Budaya belajar yang dilakukan Google termasuk contoh organizational development pada karyawan yang bertujuan untuk meningkatkan dan membantu bisnis agar selalu bertransformasi. 

Contoh OD cultural change campaign dilakukan oleh Starbucks. Brand kopi ternama asal Amerika itu, memperkenalkan inisiatif daur ulang dengan mengajak konsumen mengurangi penggunaan cangkir plastik atau kertas. 

Sebagai gantinya perusahaan tersebut menawarkan produk tumbler. Jadi, pengembangan organisasi tak hanya berpengaruh pada budaya bisnis, tetapi juga berdampak pada profit. 

Gaji organization development staff

Organizational development job description Indonesia dengan perusahaan asing tak jauh berbeda. Tugas karyawan profesi ini yaitu mengidentifikasi masalah terkait SDM di organisasi dan mencari solusi untuk membawa perubahan pada perusahaan  

Gaji untuk profesi ini bervariasi tergantung pengalaman dan keahlian. Namun, ditaksir mulai dari Rp5.000.000-Rp8.000.000 ke atas untuk level manajer. 

Setiap praktisi OD juga disarankan memiliki CODP untuk menunjang kompetensi. 

Organization development certificate adalah sertifikasi khusus untuk HR dan praktisi OD untuk menunjukkan kompetensinya. 

Human capital dan organizational development 

Walaupun dalam proses kerjanya, organizational development juga berkaitan dengan karyawan, tetapi profesi ini tak sama dengan HR. Justru, pekerjaan ini jauh lebih mirip dengan human capital

Human capital and organizational development adalah upaya untuk meningkatkan kualitas dan nilai SDM yang dimiliki untuk membantu perusahaan tumbuh. 

Intinya, human capital and organizational development sama-sama berfokus mengembangkan SDM lewat program pelatihan untuk mencapai tujuan perusahaan. 
Jadi, organizational development adalah program berkelanjutan yang bertujuan meningkatkan SDM dan organisasi bagi perkembangan perusahaan.

Rekrut dan kelola pekerja TANPA RIBET

Didukung dengan teknologi modern yang terintegrasi. Rekrut tenaga kerja profesional dan berkualitas

Bagikan artikel ini:
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Pinterest
Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terima beres! rekrut hingga penggajian