Pertanyaan Interview Kompetensi Dasar

Contoh Pertanyaan interview Kompetensi Dasar
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Mempekerjakan manajer dan perekrut bisa menggunakan daftar pertanyaan interview kompetensi dasar agar mampu menilai keterampilan kandidat dengan lebih baik. Sebagai bagian dari proses interview terstruktur, pertanyaan interview kompetensi dapat membantu Anda mencapai keputusan perekrutan yang lebih objektif.

Kenapa Harus Menggunakan Pertanyaan interview Kompetensi Dasar?

Pertanyaan interview kompetensi dasar dapat menantang para kandidat agar mengambil dari contoh kehidupan nyata, sehingga mampu menjelaskan bagaimana mereka menggunakan kompetensi yang dimilikinya di lingkungan pekerjaan. Teknik ini bisa membantu penginterview dalam mengevaluasi keterampilan kandidat menjadi lebih baik.

interview kompetensi dasar dapat menguji kandidat untuk memiliki keterampilan khusus, yakni:

  • Kepemimpinan
  • Kerjasama Tim
  • Komunikasi
  • Kemampuan dalam Beradaptasi
  • Mengambil Resiko

Melalui pertanyaan kompetensi dasar, maka tim perekrutan dapat melampaui kualifikasi para kandidat. Perekrut beserta manajer perekrutan dapat mengukur cara berpikir kandidat serta pendekatan mereka terhadap masalah khusus dalam posisi kerja. Tergantung kepada posisinya, kandidat yang memiliki solusi kreatif bisa lebih menonjol dari kandidat lain dengan keterampilan serupa.

Untuk posisi entry-level, pertanyaan-pertanyaan ini bisa membantu mengidentifikasi kandidat dengan keinginan untuk belajar, bahkan saat mereka masih kurang pengalaman.

Teknik interview kompetensi dasar dapat membantu menetapkan kriteria perekrutan untuk menghindari terjadinya bias. Penginterview yang berbeda, misalnya perekrut, manajer perekrutan dan CEO bisa mengidentifikasi poin kuat dan lemah untuk setiap kandidatnya. Selain itu, hal ini pun dapat memprioritaskan kriteria yang paling penting dan mampu membuat keputusan yang bersifat objektif.

Baca juga :   9 Fungsi Outsourcing untuk Pengembangan Bisnis

Berikut daftar pertanyaan interview kompetensi dasar untuk dipertimbangkan sebagai bagian dari proses interview terstruktur, yaitu:

Contoh Pertanyaan interview Kompetensi Dasar

Contoh Pertanyaan interview Kompetensi Dasar
Contoh Pertanyaan interview Kompetensi Dasar
  • Ceritakan saat Anda bekerja ekstra untuk pekerjaan Anda. Bagaimana Anda melakukannya?
  • Apa pelatihan terakhir yang Anda ikuti? Bagaimana Anda menggunakan pengetahuan baru dalam praktik?
  • Ceritakan tentang proyek paling signifikan yang Anda kerjakan. Bagaimana Anda mengelolanya dari awal sampai akhir?
  • Bagaimana Anda meningkatkan pendapatan di perusahaan tempat bekerja?
  • Ceritakan saat Anda berhasil mendorong perubahan positif. Bagaimana Anda melakukan hal tersebut?
  • Jelaskan ketika seorang manajer mendekati Anda dengan masalah yang tidak dapat mereka pecahkan? Apa yang akan Anda lakukan?

Bagaimana Cara Menggunakan Pertanyaan interview Kompetensi

  • Seorang penginterview harus menyiapkan diri semaksimal mungkin. Pertama, tuliskan kompetensi inti yang sesuai dengan perusahaan serta kualitas yang terkait dengan peran terbuka. Dengan mencantumkan kompetensi ini, Anda dapat memastikan bahwa Anda telah mengajukan pertanyaan yang tepat kepada staf perusahaan dengan karyawan terbaik.
  • Jangan lupa untuk berkonsultasi dengan pihak manajer perekrutan untuk pertanyaan interview yang lebih teknis, seperti menjelaskan proyek sukses yang dikelola dari awal sampai akhir. Perekrut dapat mengajukan pertanyaan yang lebih umum, misalnya menceritakan ketika Anda melanggar kebijakan perusahaan.
  • Anda dapat menggunakan pertanyaan interview kompetensi dasar di lebih dari satu tahap proses perekrutan. Prioritaskan keterampilan yang lebih penting untuk peran terbuka dan gunakan pertanyaan yang sesuai untuk menyaring kandidat dari fase awal. Anda juga dapat memasukkan pertanyaan dasar kompetensi dalam formulir aplikasi atau sebagai tugas tertulis. Dengan cara ini, Anda bisa memiliki beberapa poin pembicaraan yang baik dalam interview tatap muka nanti.
  • Jika Anda menyusun interview dengan serangkaian pertanyaan kompetensi dasar, maka persiapkan para kandidat Anda. Beritahu mereka seperti apa prosesnya dan jenis pertanyaan yang mungkin diajukan oleh Anda. Dengan cara ini, para kandidat akan memiliki waktu untuk memikirkan beberapa contoh yang baik. Selain itu, Anda juga akan memiliki diskusi yang lebih informatif.
  • Ajukan pertanyaan lanjutan untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan jawaban yang tulus dari para kandidat. Misalnya, ketika mereka menjelaskan proyek yang dapat diselesaikan dengan sukses. Kemudian, mintalah mereka untuk memberi Anda beberapa hasil kuantitatif atau detail lebih lanjut. Misalnya, siapa lagi yang ada di dalam tim tersebut. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek tersebut, dan lainnya.
Baca juga :   Pertanyaan interview Prioritas Pekerjaan

Hal yang Perlu Anda Ingat

Jawaban yang Cepat dan Umum Untuk Lolos

Inti dari pertanyaan kompetensi dasar adalah untuk mengungkapkan contoh kehidupan nyata yang menunjukkan kemampuan para kandidat. Jika seorang kandidat tidak mampu menjelaskan situasi tertentu atau pun sebaliknya, serta mengatakan sesuatu yang umum, misalnya, saya mampu bekerja sama, maka bisa jadi mereka mencoba untuk menghindari menjawab pertanyaan.

Jawaban yang Kontradiktif

Seorang kandidat mungkin mengklaim bahwa mereka memiliki kemampuan kerjasama tim yang hebat. Tetapi, jika mereka menggambarkan satu atau lebih situasi, dimana mereka berpacu dengan waktu untuk memenuhi deadline, maka mereka tidak mungkin menjawab jujur.

Pilihlah kandidat yang menunjukkan perilaku tetap, yaitu seseorang yang berkembang di bawah tekanan dengan deadline ketat atau seseorang yang memiliki keterampilan manajemen waktu yang sangat baik, serta berkinerja baik dalam lingkungan yang terorganisir.

Jawaban yang Berpusat Pada Diri Sendiri

Wajar bagi kandidat untuk mempromosikan kekuatan mereka selama interview. Namun, jika mereka tidak menghargai faktor eksternal, misalnya manajer yang memotivasi, tim yang bekerja keras, serta budaya perusahaan yang mendukung, sebagai alasan untuk sukses, mereka mungkin memiliki masalah dalam berkolaborasi dengan orang lain.

Saya ingin melamar kerja

Saya ingin melamar kerja

Saya ingin merekrut pekerja

Saya ingin merekrut pekerja

Bagikan artikel ini:
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp
Share on telegram
Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Saya ingin melamar kerja
Saya ingin mencari kerja
Saya ingin merekrut pekerja
Saya ingin merekrut pekerja
Logo MyRobin

Selamat Datang di MyRobin.id

Apa yang sedang Anda cari?

job-search (2)

Saya Ingin Melamar Kerja

Buat akun untuk mencari lowongan yang tepat untuk anda