Marketing: Pengertian, Fungsi, Jenis, Beserta Strateginya yang Wajib Kamu Tahu!

Marketing

Marketing atau pemasaran merupakan salah satu hal terpenting dalam suatu perusahaan. Melalui marketing, reputasi brand dan citra perusahaan dapat meningkat. Maka dari itu, tak heran bila saat ini banyak perusahaan yang membutuhkan tenaga ahli di bidang marketing untuk membantu melancarkan produk atau aktivitas bisnisnya. 

Bagi kamu yang ingin membangun bisnis atau bekerja di bidang marketing ada baiknya untuk menyimak penjelasan mengenai marketing terlebih dahulu. Yuk, kenali lebih dalam tentang marketing di artikel ini!

Apa Itu Marketing

Menurut American Marketing Association (AMA), marketing merupakan sebuah proses menciptakan, mengkomunikasikan, menyampaikan, serta menukarkan penawaran yang mempunyai nilai bagi pelanggan, klien, mitra, dan masyarakat luas. Singkatnya, marketing adalah suatu usaha untuk memperkenalkan produk atau jasa kepada pelanggan. 

Proses marketing ini dimulai dengan melakukan riset pasar, analisis kebutuhan konsumen, menetapkan target pasar, hingga rencana atau strategi yang akan dilakukan untuk mengembangkannya. Biasanya dalam marketing terdapat beberapa kegiatan seperti proses pengembangan produk, metode distribusi yang digunakan, penjualan, dan promosi.

Semakin berkembangnya teknologi membuat pengertian dari marketing ini semakin meluas. Saat ini bisa dikatakan marketing terbagi menjadi dua, yakni online dan offline. Perbedaan utama kedua hal ini terletak pada platform pemasaran atau promosi yang digunakan, sehingga benefit atau manfaat yang diberikan pun berbeda.

Dalam sebuah bisnis atau perusahaan, marketing memegang peran yang sangat besar dan vital. Sehingga, perlu adanya cara, teknik, atau strategi yang tepat untuk bisa mencapai target dan tujuan yang telah ditetapkan. 

Marketing juga dapat dijadikan tempat untuk mengedukasi atau menjelaskan tentang produk dan jasa kepada calon pelanggan. Dengan begitu, mereka akan lebih memahami fungsi dari produk tersebut dan tertarik untuk membelinya. Persaingan bisnis saat ini semakin ketat, sehingga kamu harus mempunyai strategi yang menarik untuk mendapatkan banyak pelanggan serta meningkatkan penjualan.

Fungsi Marketing

Marketing sendiri mempunyai fungsi yang sangat bermanfaat bagi pelaku bisnis seperti perusahaan. Berikut adalah beberapa fungsi dari marketing yang harus kamu ketahui:

Fungsi Pertukaran

Dengan marketing, akan tercipta kegiatan pertukaran antara pelaku bisnis dan konsumen. Maksudnya, konsumen dapat memperoleh keinginannya melalui produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan dengan menukarkan uang atau produk. 

Marketing yang baik mampu meyakinkan konsumennya untuk melakukan pertukaran atau transaksi. Sehingga, kamu harus mempunyai strategi yang tepat agar konsumen berkeinginan untuk melakukan pertukaran.

Fungsi Distribusi Fisik

Salah satu aktivitas marketing yaitu distribusi. Dimana pelaku bisnis sebagai produsen menyalurkan atau memindahkan produknya kepada konsumen. Untuk bisa memuaskan pelanggan, metode pendistribusian harus dipikirkan secara matang agar produk bisa sampai di tangan pelanggan dengan baik. 

Jangan sampai pelanggan mendapatkan produk yang cacat atau tidak layak sehingga menimbulkan komplain atau teguran dari mereka. Hal ini tentu akan mempengaruhi aktivitas marketing perusahaan. Maka dari itu, gunakan metode distribusi yang tepat.

Fungsi Perantara

Marketing dapat menjadi perantara antara produsen dan konsumen. Tidak hanya dalam hal pendistribusian produk, namun promosi atau periklanan pun mempunyai peran yang sama. Melalui promosi, perusahaan dapat mengenalkan dan menyampaikan tentang produk atau jasanya. Misalnya, manfaat dari produk tersebut, fitur, kelebihan, dan informasi lainnya

Dengan begitu, peluang untuk mendapatkan pelanggan dan produk terjual pun lebih besar. Kamu bisa menggunakan berbagai platform untuk melakukan promosi secara masif. 

Fungsi Komunikasi

Melalui marketing, kamu bisa menciptakan hubungan yang baik antara perusahaan dan konsumen. Komunikasi yang baik dan tepat akan mampu meningkatkan ketertarikan calon pelanggan atas produk yang ditawarkan. Tidak hanya itu saja, melalui komunikasi kamu juga dapat membantu mereka mengambil keputusan serta melakukan aksi (membeli produk, mendaftar komunitas, membuat akun, dan lain sebagainya).

Setelah berhasil mendapatkan pelanggan jangan lupa untuk mengakuisisi dan mempertahankannya menjadi pelanggan tetap. Hal ini tentu saja untuk meningkatkan keuntungan serta profit perusahaan. 

Peran dan Tugas Marketing

Marketing mempunyai definisi serta tugas yang luas, namun umumnya tugas-tugas yang harus dilakukan oleh orang yang bekerja di bidang marketing yaitu:

  • Mengenalkan produk atau jasa kepada masyarakat, baik secara langsung maupun menggunakan media. 
  • Menjual produk atau jasa kepada konsumen untuk mendapatkan profit atau keuntungan.
  • Melakukan riset mengenai kelebihan dan kekurangan produk serta melaporkannya kepada perusahaan .
  • Membangun hubungan yang baik antara konsumen dan perusahaan. 
  • Sebagai perantara antara perusahaan dengan pihak yang berhubungan depan bisnis seperti konsumen, distributor, investor, dan lainnya.

Jenis dan Strategi Marketing

Marketing sendiri saat ini telah terbagi menjadi dua, yakni konvensional dan digital. Kedua jenis ini mempunyai perbedaan yang cukup signifikan walaupun mempunyai tujuan yang sama yaitu mendapatkan pelanggan. Berikut adalah penjelasannya:

1. Marketing Konvensional

Jenis marketing ini juga dapat disebut sebagai offline marketing. Sebab, seseorang tidak membutuhkan akses internet untuk bisa memasarkan atau mendapatkan informasi produk. Walaupun untuk memasarkannya tidak membutuhkan usaha yang besar, namun jenis marketing ini mempunyai banyak kekurangan seperti:

  • Sulit mendapatkan instant feedback. Dalam artian, perusahaan akan membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan pelanggan atau pembeli.
  • Biaya lebih mahal 
  • Susah mendapatkan pelanggan atau pembeli yang spesifik atau sesuai dengan target pasar. Sebab, bentuk komunikasinya lebih ke massal atau luas.
  • Hanya berupa komunikasi satu arah. Konsumen tidak bisa berkomunikasi langsung dengan pelaku bisnis.
  • Hasil atau performa promosi susah untuk dilacak atau dipastikan

Namun, jika ingin melakukan pemasaran secara konvensional kamu bisa menggunakan jenis dan platform berikut ini:

Outdoor Marketing

Pemasaran produk di Billboard, transportasi umum, fasilitas umum, baliho, dan spanduk. 

Print Marketing

Pemasaran produk di media cetak seperti brosur, pamflet, surat kabar, atau majalah. 

Direct Marketing

Pelaku bisnis atau perusahaan akan mengirimkan iklan atau produk secara langsung kepada pelanggan. Selain langsung mendatangi lokasi konsumen, kamu juga bisa memberikan kupon dan voucher barang gratis kepada mereka.

Electronic Marketing

Pemasaran jenis ini membutuhkan media elektronik seperti televisi dan radio untuk mengenalkan produk. Jadi, kamu bisa membuat iklan dalam bentuk video dan auditori yang menarik untuk mendapatkan perhatian pemirsa.

Event Marketing

Pada pemasaran ini kamu harus mengumpulkan pelanggan potensial di lokasi tertentu untuk mendemonstrasikan produk. Kamu bisa menjelaskan di sebuah konferensi, business expo atau fair, seminar, roadshow, dan lainnya.

Digital Marketing

Perkembangan teknologi menyebabkan industri pemasaran pun juga ikut berkembang. Sehingga saat ini pelaku bisnis atau perusahaan dapat mengiklankan produknya secara digital. Bisa dikatakan digital marketing ini lebih memudahkan perusahaan dalam mendapatkan pelanggan. Sebab, sekarang semua hal sudah bisa diakses dengan internet. Maka dari itu, internet merupakan platform yang tepat untuk meningkatkan penjualan. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan dari digital marketing:

  • Direct & instant feedback. Artinya, kamu bisa memperoleh timbal balik dari konsumen lebih cepat misalnya berupa komentar, membeli produk, dan lainnya.
  • Mudah menargetkan konsumen lebih spesifik terutama melalui campaign.
  • Biaya lebih murah namun perlu usaha yang besar dan konsisten.
  • Dapat mengetahui performa atau hasil lebih rinci.
  • Sulit menjaga reputasi manajemen. Sebab, perusahaan membuka peluang konsumen memberikan feedback.

Berikut adalah contoh jenis marketing secara online yang bisa kamu terapkan untuk memasarkan produk::

Search Engine Marketing

Memasarkan produk dalam bentuk website di halaman pencarian Google. Kamu juga bisa mengoptimasi website perusahaan untuk tampil di halaman pertama Google dengan teknik Search Engine Optimization (SEO).

Email Marketing

Untuk melakukan pemasaran ini kamu harus mendapatkan alamat email konsumen terlebih dahulu. Misalnya melalui pendaftaran akun, pembelian produk, dan sebagainya. Kamu bisa mengirimkan informasi singkat seputar produk seperti promo, peluncuran produk atau fitur baru, event, atau pesan lainnya kepada pelanggan.

Social Media Marketing

Saat ini media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok menjadi platform yang paling efektif untuk memasarkan maupun mendapatkan pelanggan. Jenis marketing ini ada yang gratis dan berbayar. Jika kamu ingin hasil yang cepat maka kamu harus membuat iklan di media sosial, tentu saja ini tidak gratis.

Affiliate Marketing

Jenis pemasaran ini membutuhkan pihak ketiga untuk mempromosikan suatu produk atau jasa. Kamu bisa mengajak orang lain untuk menginstal aplikasi, mendaftar akun atau komunitas, hingga membeli produk. Cara kerjanya bermacam-macam seperti memasukkan kode kupon, klik link, atau scan barcode. 

Content Marketing

Strategi pemasaran ini berupa konten, infografis, e-book, podcast, dan lainnya yang bisa menarik target audiens dan mengkonversinya menjadi pelanggan. Kamu bisa menggunakan content marketing untuk mengenalkan produk atau jasa kepada konsumen, mendapatkan informasi pelanggan, dan lain sebagainya.

Karir Di Dunia Marketing

Saat ini hampir seluruh perusahaan membutuhkan peran marketing untuk mengembangkan bisnisnya. Sehingga, tak heran jika banyak lowongan kerja di bidang marketing yang tersebar di seluruh job portal. Nah, apa saja sih karir di bidang marketing itu?

  • Market Research Analyst: Menganalisis serta mengidentifikasi target pasar dan melaporkannya kepada Marketing Manager.
  • Brand Manager: Mengawasi segala aktivitas pemasaran produk dan layanan perusahaan.
  • Digital Marketer: Menyusun dan mengeksekusi strategi pemasaran digital perusahaan.
  • Social Media Specialist: Membuat, mengelola, dan mengevaluasi konten untuk seluruh media sosial perusahaan.
  • SEO Specialist: Mengoptimasi website dan konten di dalamnya untuk berada di posisi teratas mesin pencarian atau Google.
  • Copywriter: Menulis konten dan iklan untuk berbagai platform marketing seperti media sosial, homepage website, email, dan sebagainya.
  • Public Relation Specialist: Meningkatkan reputasi dan branding perusahaan dengan menjalin kerjasama dengan stakeholder, membuat event, dan lainnya.

Gaji Pekerja Di Bidang Marketing

Karir di bidang marketing sangat luas, sehingga gaji yang diperoleh pun juga berbeda-beda tergantung dari posisi dan jabatannya. Berikut adalah kisaran gaji marketing di Indonesia:

  • Digital Marketer: Rp 5.156.755
  • Marketing Specialist: Rp 7.902.327
  • Marketing Manager: Rp 16.030.585
  • Content Marketer: Rp 5.081.575
  • Social Media Specialist: Rp 4.736.867
  • Marketing Coordinator: Rp 3.806.306

Skill yang Dibutuhkan Di Bidang Marketing

Untuk bekerja di bidang marketing, ada beberapa technical dan soft skill yang harus kamu kuasai, yaitu:

1. Analisis Pasar

Sebagai seorang yang bekerja di bidang marketing kamu harus mampu melakukan analisis pasar. Dengan melakukan hal ini, kamu akan lebih mudah untuk mengidentifikasi kompetitor dan pembeli. Kamu juga harus menguasai berbagai software atau aplikasi yang dapat membantu kamu menganalisis pasar seperti Mixpanel.

2. Riset Pasar

Dengan kemampuan riset, kamu bisa menentukan keputusan yang tepat untuk perusahaan. Misalnya, kamu meneliti target pasar yang sesuai dengan fitur produk, harga yang optimal untuk digunakan, media yang efektif untuk memasarkan produk, dan sebagainya.

3. Pemasaran sosial media

Penting bagi kamu untuk menguasai platform yang akan kamu gunakan dalam memasarkan produk. Misalnya kamu ingin bekerja sebagai social media specialist, maka kamu harus mengetahui seluruh fitur dan cara kerja platform yang kamu gunakan. Sehingga, kamu bisa membuat konten yang tepat untuk platform tersebut.

4. Kreativitas

Bekerja di bidang marketing kamu dituntut untuk bisa kreatif dalam mewujudkan target atau goals pemasaran yang telah ditetapkan. Kamu harus menemukan banyak cara untuk bisa mendapatkan pelanggan, meningkatkan branding, hingga meningkatkan penjualan. Cobalah untuk membuat campaign, event, atau bekerja sama dengan pihak lain yang menguntungkan.

5. Kolaborasi

Dalam divisi marketing, biasanya terdapat banyak peran yang akan membantu kamu untuk bekerja. Sebab, untuk memasarkan produk ada banyak yang harus dilakukan. Mulai dari menentukan konsep, menyusun strategi, hingga mengevaluasi hasil. Sehingga, kamu akan banyak bekerja secara tim dengan content marketer, SEO specialist, brand manager, dan lainnya. Maka dari itu, kamu harus mampu berkolaborasi dengan sesama anggota tim.

6. Manajemen waktu

Marketing merupakan salah satu aktivitas yang tidak ada habisnya di perusahaan. Sebab, tanpa marketing tentu perkembangan bisnis perusahaan dapat terhenti. Bayangkan seberapa sibuk bekerja di bidang ini? Apalagi setiap hari harus ada target yang harus dicapai.

Sehingga, penting bagi kamu untuk mengatur waktu dengan baik supaya tidak ada pekerjaan yang menumpuk atau bahkan berbenturan.Itulah penjelasan singkat mengenai marketing. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang serba-serbi marketing kamu bisa langsung mengunjungi myrobin.id/blog lho! Banyak informasi menarik yang bisa kamu pelajari!

Peluang bekerja di perusahaan ternama

Membangun jaringan karir, mengembangkan skill, serta dapatkan berbagai kemudahan dan manfaat lainnya

Bagikan artikel ini:
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Pinterest
Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Cepat kerja, banyak untungnya pula!