Reimburse: Arti, Contoh, Kelebihan & Kekurangan, serta Cara Mengajukannya

Reimbursement

Sebagian banyak pekerja di Indonesia masih awam dengan kata  reimburse yang sering kali terdengar oleh beberapa karyawan di lingkungan perusahaan.

Oleh karena itu, sobat MyRobin akan mengetahui semuanya disini tentang pengertian reimburse, contoh reimburse, sistem reimburse, dan lain sebagainya. Yuk, kita simak semuanya dibawah ini!

Pengertian: Apa itu Reimburse? 

Tanpa berlama-lama, kali ini kita akan membahas ‘’ Apa itu reimburse? ‘’

Reimburse atau Reimbursement adalah istilah yang biasanya dilakukan oleh sebagian pekerja atau pegawai di suatu perusahaan, yang mana terdapatnya pengeluaran pribadi oleh pegawai yang bertujuan untuk kepentingan perusahaan tersebut. Namun, dalam reimburse ini akan tetap digantikan langsung oleh pihak perusahaan atau perusahaan akan membayarkan dengan kompensasi yang sesuai dengan yang dikeluarkan oleh pegawainya. 

Jadi, sobat MyRobin tidak perlu cemas akan hak utama sebagai pegawai di perusahaan tersebut.

Apa Saja Contoh Reimburse? 

Setidaknya terdapat beberapa hal atau contoh reimburse yang berlaku di lingkungan perusahaan. Dalam hal ini, banyak sekali hal-hal yang harus diketahui oleh sobat MyRobin tentang hal apa saja yg bisa dilakukan untuk reimburse. 

Mari kita simak langsung beberapa contoh yang dapat di-reimburse atau digantikan oleh perusahaan atau suatu organisasi.

1. Biaya Kepentingan Kesehatan 

Pengeluaran pribadi yang dilakukan oleh pegawai ini adalah hal yang biasa dilakukan untuk kepentingan kesehatan seluruh pegawai perusahaan. Hal ini dapat berupa penggantian biaya medical check-up, polis asuransi, test Covid-19 berupa biaya rapid test, Antigen, PCR, dan biaya yang dikeluarkan terkhusus untuk keselamatan atau kesehatan anda. 

Anda bisa langsung memastikan kepada pihak perusahaan untuk kebijakan reimburse dalam segi kesehatan ini.

2. Biaya Perjalanan Dinas Atau Bisnis 

Tidak asing ditelinga kita bahwa untuk pengeluaran ini biasanya adalah kewajiban utama pihak perusahaan untuk menyediakan perjalanan dinas atau bisnis. Hal ini juga bisa terjadi jika menggunakan uang pribadi para pegawai perusahaan untuk mengcover perjalanan bisnis ini, tentu setelah itu anda dapat meminta reimburse kepada perusahaan untuk menggantinya. 

Sebagai contoh dalam kelompok biaya perjalanan bisnis seperti akomodasi tempat, transportasi, makanan, pelatihan pegawai, dan lain sebagainya.

Anda bisa membuat rincian biaya selama perjalanan dinas atau bisnis yang mana hal ini demi keperluan atau kepentingan perusahaan. Untuk itu diperlukan kejujuran dalam mengolah atau merinci perjalanan dinas atau bisnis dengan jelas agar proses reimburse berjalan dengan baik tanpa ada hal-hal yang dikhawatirkan atau dicurigai oleh pihak perusahaan.

3. Biaya Polis Asuransi 

Reimburse yang dilakukan untuk ini juga termasuk dalam kepentingan kesehatan. Jadi, reimburse asuransi merupakan suatu tindakan dalam upaya membayarkan oleh pihak perusahaan berupa kompensasi atau biaya polis yang telah dikeluarkan oleh pegawai atau karyawannya. 

Hal ini perlu dilakukan sebagai fasilitas untuk kesejahteraan para pegawai serta hal ini dilaksanakan untuk kelancaran seorang pegawai dalam berkontribusi dengan baik, aman, nyaman serta sehat.

Anda juga bisa bertanya atau memastikan langsung terkait penggantian biaya atau reimburse asuransi yang berlaku di perusahaan tempat anda bekerja. 

4. Biaya Khusus Bisnis

Hal ini tidak beda jauh dengan biaya yang dikeluarkan dengan perjalan bisnis atau dinas, penggantian biaya atau reimburse bisnis yang dikeluarkan oleh sebagian pegawai dalam hal khusus  ini biasanya berupa biaya pelatihan untuk meningkatkan kualitas pekerja atau skill kepada lembaga tertentu, pengeluaran untuk pembelian alat-alat kantor yang berguna untuk kenyamanan dan kelancaran para pegawainya, tidak hanya itu saja. 

Jika anda bekerja jarak jauh dan membutuhkan kualitas internet dengan baik, maka anda dapat menalangi biaya kuota, pulsa atau media yang mendukung kelancaran pekerjaan anda. 

Dengan adanya reimburse ini, sobat MyRobin dapat melakukan pencairan reimburse yang sesuai dengan kebijakan atau regulasi dari perusahaan masing-masing.

Kelebihan Dan Kekurangan Reimbursement

Diantara sederet keunggulan atau kelebihan yang biasa terjadi saat reimbursement di perusahaan, terdapat juga kekurangan pada saat melakukan reimburse atau penggantian biaya yang telah dikeluarkan oleh pegawai perusahaan. 

Terdapatnya beberapa deretan keunggulan serta kelemahan pada reimbursement ini, mari simak rangkuman langsung dibawah ini.

Kelebihan

Keperluan Kantor Cepat Terlaksana Atau Terpenuhi 

Segala keperluan kantor ini bisa kamu dapatkan dengan cepat jika kamu menalangi biaya tersebut sementara waktu. Hal ini bisa kamu manfaatkan untuk membeli alat atau keperluan yang bersifat penting untuk memenuhi kebutuhan kamu sebagai pegawai yang diharuskan serba cepat dalam bekerja. 

Sebagai contoh sederhana yang bisa dilakukan biasanya membeli keperluan alat tulis kantor, perangkat elektronik seperti laptop, camera, printer, dan lain sebagainya. Jadi, sobat My Robin gunakanlah reimburse dengan bijak serta sebaik mungkin.

Aliran Dana Kas Yang Tertata Rapi

Jika perusahaan menerapkan sistem reimburse, maka anda dapat mengetahui arus atau pergerakan pencairan reimburse yang telah dilakukan oleh perusahaan tempat anda bekerja. 

Biasanya dalam hal pencairan dana atau uang terkhusus untuk reimbursement ini dilakukan setiap tanggal tengah atau menuju akhir bulan. Sobat MyRobin bisa memastikan lebih tepat kepada pemegang kewajiban keuangan kantor atau pada atasan anda. 

Kekurangan

Butuh Ketelitian 

Jika teman anda atau anda sendiri adalah seorang yang bertugas dalam pengurusan dana atau klaim reimburse. Anda dituntut harus ekstra teliti atau cermat dalam mengelola pengeluaran dana dengan baik yang terkhusus pada reimbursement ini. 

Hal ini dilakukan agar data keuangan kas kantor yang tercetak berjalan dengan balance tanpa ada yang kurang atau berlebih. Jadi, diharapkan sobat MyRobin berhati-hati dalam melaksanakan tanggung jawab sebagai pengelola keuangan kantor.

Dana Atau Keuangan Pekerja Tak Selalu Ada

Hal ini sangat banyak terjadi pada beberapa realita kehidupan di kantor yang harus menalangi biaya pribadi terkhusus untuk kepentingan kantor. Meskipun pada akhirnya akan digantikan melalui reimburse yang dibayarkan oleh perusahaan anda.

Rentan Disalahgunakan Oleh Beberapa Karyawan

Tidak heran, jika reimburse ini sering di curangi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Karyawan atau pegawai sendirilah yang biasanya mengambil kesempatan dalam melebihkan biaya yang tidak seharusnya ada atau dikeluarkan oleh perusahaan. 

Jadi, kejujuran, tanggung jawab serta etika pekerja sangat dijunjung tinggi pada saat melakukan klaim reimburse kepada perusahaan. Sebab, adanya reimburse ini semestinya digunakan sebaik dan sebijak mungkin.

Pengeluaran Dana Reimburse Sulit Diestimasi

Betul adanya, jika dalam melakukan klaim reimburse tidak hanya terdapat 1 orang pegawai saja, namun mungkin dalam satu bulan terdapat beberapa orang yang melakukan klaim untuk penggantian biaya yang dikeluarkan secara pribadi oleh para karyawan.

Oleh sebab itu, pengeluaran perusahaan terkhusus reimbursement ini sangat sulit diprediksi akan limit yang dikeluarkan oleh pegawai karena sangat banyak atau bervariasi.

Bagaimana Cara Mengajukan Pencairan Reimbursement?

Bagi anda yang belum mengetahui proses atau cara pencairan dana atau uang reimburse. Berikut akan kita bahas selengkapnya dibawah ini.

1. Pahami Informasi Atau Kebijakan Reimburse Perusahaan

Ada baiknya jika anda mengetahui kebijakan yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk melakukan klaim reimburse beserta syarat dan ketentuan yang berlaku. Hal ini dilakukan untuk memudahkan anda agar proses reimburse berjalan dengan baik dan bijak.

2. Buatlah Rancangan Biaya Yang Diajukan

Mencatat keperluan atau kebutuhan anda yang berguna untuk kelancaran serta mendukungnya proses kerja anda, ini perlu dicatat dan dipertimbangkan dengan jelas dan terperinci. 

Hal ini sangat penting agar perusahaan mengetahui bahwa suatu saat nanti para pekerja mengajukan klaim reimbursement, dana yang dikeluarkan merupakan fasilitas pendukung kesuksesan atau kelancaran atau kinerja bagi para pegawai.

3. Persiapkan Dokumen Atau Bukti Penting 

Sobat My Robin perlu menyimpan beberapa bukti atau dokumen pada saat membayar keperluan atau kebutuhan untuk perusahaan. Sebagaimana dalam mengajukan klaim reimburse, diperlukan bukti diantaranya berupa kwitansi, invoice digital atau manual, cek, nomor rekening pribadi, dan lain sebagainya. 

Jangan sampai hal ini tidak tersedia saat pengajuan klaim reimbursement, karena hal ini untuk memberikan bukti sah hingga rasa kepercayaan perusahaan terhadap anda. Ini juga berguna agar tidak terjadi kesalahpahaman serta spekulasi yang tidak diinginkan pada saat proses pencairan uang reimbursement di perusahaan tempat anda bekerja.

4. Lakukan Klaim Reimburse Secepatnya 

Anda perlu secepatnya melakukan pencairan uang reimburse di tempat anda bekerja, karena beberapa pekerja atau teman kerja anda mungkin juga ingin melakukan klaim reimburse di kantor. Tujuan lain melakukan klaim reimburse secepatnya adalah untuk meminimalisir lupa atau bahkan hilangnya bukti pembayaran pribadi karyawan. Tidak hanya itu, perusahan tempat anda bekerja juga perlu memproses pengeluaran yang didata pada keuangan yang telah disusun rapi oleh penanggung jawab keuangan. Jadi, anda perlu sabar dalam proses pencairan uang dari klaim reimburse ini. Tertarik dengan artikel lainnya? Yuk, kunjungi selengkapnya melalui blog MyRobin.

Peluang bekerja di perusahaan ternama

Membangun jaringan karir, mengembangkan skill, serta dapatkan berbagai kemudahan dan manfaat lainnya

Bagikan artikel ini:
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Pinterest
Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Cepat kerja, banyak untungnya pula!