Contoh Pertanyaan Wawancara Manajemen Perubahan

Pertanyaan Wawancara Manajemen Perubahan

Gunakan contoh pertanyaan wawancara manajemen perubahan ini untuk mengetahui bagaimana kandidat mampu beradaptasi dengan perubahan. Selain itu, untuk mengetahui perilaku mereka dalam lingkungan yang dinamis.

Kenapa Harus Bertanya Mengenai Wawancara Manajemen Perubahan Kepada Kandidat?

Perubahan merupakan suatu hal yang pasti dalam sebuah bisnis. Mulai dari peluncuran produk baru, persaingan, hingga karyawan yang akan membawa perubahan dalam strategi bisnis dan kepemimpinan. Karyawan yang mengelola perubahan dengan baik akan beradaptasi bersama keadaan baru sambil tetap produktif.

Sementara untuk karyawan dan manajer tingkat senior, tak hanya untuk beradaptasi dengan perubahan saja, tetapi juga untuk:

Mengenali Kebutuhan Terkait Perubahan

Misalnya, kami harus mengevaluasi kinerja karyawan secara teratur untuk meningkatkan produktivitas.

Menyiapkan Rencana Tindakan, Terdiri Dari Tugas yang Mampu Dilakukan dan Terukur

Misalnya, kami melatih manajer untuk melakukan pertemuan mingguan 1:1, mengumpulkan feedback dari karyawan, serta mengevaluasi proses di akhir kuartal.

Mengelola Resistensi

Misalnya, kamu akan meyakinkan manajer yang tidak ingin menerapkan penilaian kerja reguler dengan menghadirkan keuntungan dari pertemuan rutin.

Menerapkan Tindakan Korektif dan Perbaikan Jika Diperlukan

Misalnya, kami akan menerapkan pertemuan tim bulanan selain pertemuan individu mingguan, agar mampu mendorong komunikasi yang lebih baik pada departemen kami.

Berikut ini merupakan beberapa pertanyaan wawancara manajemen perubahan yang akan membantu Anda untuk mengidentifikasi kandidat untuk melakukan navigasi perubahan dalam operasi sehari-hari serta proyek berskala besar.

Contoh Pertanyaan Wawancara Manajemen Perubahan

Pertanyaan Wawancara Manajemen Perubahan
Pertanyaan Wawancara Manajemen Perubahan
  • Apakah Anda akrab dengan proses Manajemen Perubahan? Bagaimana Anda akan meminta perubahan dari manajer? Berikan kami contoh melalui daftar periksa 7 Rs.
  • Bagaimana menjelaskan kepada anggota tim bahwa mereka perlu segera mengubah suatu proses? Misalnya untuk pengembang, tim perlu membangun fitur baru dengan batas waktu yang ketat karena adanya persyaratan sistem tambahan.
  • Jelaskan ketika Anda berusaha untuk berjuang membujuk tim agar mengubah tujuan atau mendelegasikan tugas secara berbeda. Apa yang akan terjadi?
  • Anda telah melihat bahwa angka penjualan menurun dan Anda ingin merekomendasikan cara baru untuk mengiklankan produk maupun layanan. Bagaimana Anda akan mempresentasikan ide kepada sales manager dan pemasaran? Informasi apa yang akan disertakan untuk mendapatkan hasilnya?
  • Bagaimana Anda mengukur hasil modifikasi yang dibuat? Berikan contoh saat Anda berhasil memodifikasi prosedur reguler.
  • Metrik apa yang akan digunakan untuk menilai resiko?
  • Sebutkan beberapa alasan mengapa banyak orang menolak perubahan. Bagaimana cara Anda memastikan bahwa semua proses dan keputusan transparan dalam organisasi?
  • Bagaimana Anda akan menanganinya jika manajer Anda meminta untuk menerapkan cara kerja yang berbeda, tetapi tidak menjelaskan alasannya?
  • Informasi apa yang Anda sertakan dalam rencana proyek untuk memastikan semua tindakan yang diperlukan telah terjadwal atau terukur?
  • Bagaimana sikap Anda terhadap respons standar ‘Beginilah cara kami melakukan sesuatu’ terhadap permintaan perubahan?
  • Bagaimana Anda akan mengumumkan keputusan yang tidak populer, misalnya pemotongan anggaran?

Bagaimana Menilai Keterampilan Manajemen Perubahan Selama Wawancara?

  • Karyawan baru menghadapi tugas transisi ke lingkungan kerja berbeda dengan anggota tim baru dan prosedur yang tidak biasa. Kandidat yang menjelaskan bagaimana mereka bergabung dalam peran berbeda lebih mungkin untuk berhasil di posisi baru tersebut.
  • Anda dapat mengetahui seberapa terbukanya kandidat untuk berubah dari pertanyaan yang telah diajukan. Jika mereka ingin mempelajari lebih lanjut terkait cara Anda bekerja dan apa saja yang termasuk ke dalam peran tersebut, maka dipastikan mereka sudah siap menerima pekerjaan baru.
  • Apabila Anda melakukan perekrutan untuk peran eksekutif atau C-Suite, maka pastikan kandidat memiliki pengalaman dalam menerapkan tindakan korektif dan pencegahan yang meningkatkan operasi perusahaan.
  • Apabila Anda mencari karyawan tingkat senior, maka pilihlah kandidat yang memiliki visi strategis dan telah menunjukkan bahwa mereka mampu berpikir panjang. Mereka dapat mengidentifikasi kebutuhan terkait perubahan dan menerapkannya sebelum menjadi mendesak.
  • Manajemen perubahan membutuhkan keterampilan pengambilan keputusan kuat. Selama proses wawancara, uji kemampuan kandidat untuk menganalisis pro kontra, membandingkan secara alternatif, serta mencapai keputusan yang masuk akal.

Hal yang Perlu Diingat

Keterampilan Komunikasi yang Buruk

Setiap langkah dari proses manajemen perubahan membutuhkan komunikasi yang sering dan transparan di antara pihak-pihak berkepentingan. Kandidat yang tidak memiliki keterampilan komunikasi dan interpersonal tidak bisa bekerjasama secara efektif dengan rekan kerja masing-masing.

Memiliki Tanda atau Sikap Sombong

Salah satu hal dari manajemen perubahan adalah keinginan untuk meningkatkan kinerja kerja Anda. Seseorang yang tahu segalanya dan berpikir bahwa mereka sudah melakukan hal terbaik adalah mereka yang pertama kali menolak terhadap segala sesuatu yang baru.

Meremehkan Metrik Kinerja

Anda memahami kebutuhan untuk memperbaiki proses secara teratur agar mampu mengukur hasil nantinya. Kandidat yang mampu menghargai feedback dan metrik kinerja, lebih cenderung mampu menerima segala peningkatan.

Reaktif, Bukan Proaktif

Apabila Anda ingin mempekerjakan karyawan yang akan membawa perspektif baru ke dalam tim, maka pilihlah orang-orang yang mampu mengenali risiko dan peluang di masa depan secara proaktif agar mampu memberikan saran penyesuaian dengan baik.

Tidak Memiliki Kemampuan Kepemimpinan

Manajer harus memiliki kepercayaan diri ketika menyampaikan kebutuhan akan perubahan, terutama saat mendesak dan bersiap untuk melawan segala perlawanan yang terjadi. Jika kandidat menunjukkan keterampilan kepemimpinan buruk, maka mereka cenderung tidak bisa mendapatkan kepercayaan tim mereka.

Tidak Mampu Bekerja dengan Tim

Perubahan yang signifikan atau sering bisa mengganggu tim maupun menyebabkan ketegangan. Apabila lingkungan kerja Anda dinamis, maka sebaiknya pekerjakan karyawan yang mampu menghargai kerjasama serta mampu menumbuhkan tempat kerja yang ramah.

Rekrut dan kelola pekerja TANPA RIBET

Didukung dengan teknologi modern yang terintegrasi. Rekrut tenaga kerja profesional dan berkualitas

Bagikan artikel ini:
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Pinterest
Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terima beres! rekrut hingga penggajian