Fenomena Remote Hiring, Simak Keuntungan, Kekurangan, dan Strateginya!

remote hiring adalah

Istilah remote hiring mulai terdengar pada tahun 2020 di mana muncul saat pandemi Covid-19 melanda, akibatnya situasi saat itu jumlah karyawan untuk bekerja mulai dibatasi serta banyak perusahaan yang menerapkan sistem kerja Work from Home (WFH) sebagai tindakan pencegahan pandemi tersebut. Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi, kini proses hiring dapat dilakukan secara sistem remote. Tapi apa sih remote hiring itu? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di sini.

Pengertian Remote Hiring 

Remote hiring menjadi populer seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan dalam pola kerja, seperti peningkatan kerja dari rumah dan globalisasi pasar tenaga kerja. Remote hiring merupakan proses perekrutan calon karyawan yang dilakukan oleh tim perekrut atau HR dilakukan secara jarak jauh. Meskipun cara kerjanya secara online atau remote namun tidak mengurangi profesionalisme dari seorang HR untuk mengedepankan quality-of-hire mereka.

Baca Juga: Tips Wawancara Video Terbaik untuk Para Pebisnis

Proses Remote Hiring

Proses remote hiring dimulai dengan pengiriman lamaran seorang kandidat melalui pesan elektronik e-mail atau juga bisa melalui aplikasi pencari kerja seperti linkedin, kalibrr, jobstreet dan lain sebagainya.  Setelah itu, perusahaan akan melakukan seleksi awal dari berkas lamaran yang diterima. Bagi kandidat yang lolos seleksi awal, HR akan melakukan penjadwalan sesi interview melalui video conference call pada aplikasi zoom meeting, google meeting, telepon, atau aplikasi serupa lainnya.

Selanjutnya, beberapa perusahaan akan melakukan tes kemampuan untuk mengevaluasi kecocokan kandidat dengan posisi yang ditawarkan. Bagi kandidat yang lolos tes kemampuan, perusahaan akan menawarkan posisi yang dilamar dan memberikan informasi tentang package gaji dan benefit. Setelah kandidat menyetujui tawaran tersebut, perusahaan akan melakukan proses administrasi dan orientasi untuk mempersiapkan kandidat untuk mulai bekerja.

Keuntungan Remote Hiring

Terdapat beberapa keuntungan hiring dilakukan secara online bagi perusahaan maupun untuk kandidat, yaitu:

Fleksibel

Remote hiring memungkinkan kandidat untuk mengajukan lamaran dari mana saja dan kapan saja, serta memberikan manfaat otonomi bagi perekrut atas jadwal kerja mereka.

Efesiensi Biaya dan Waktu 

Ketika hiring dilakukan apabila kandidat telah lolos seleksi pemberkasan biasanya pelamar akan datang ke perusahaan untuk melakukan interview namun dengan menerapkan remote hiring maka pelamar tidak akan memerlukan waktu dan biaya perjalanan. Begitupun bagi seorang HR dapat menggunakan waktu lebih banyak, sehingga kemungkinan bisa melakukan lebih banyak wawancara kepada beberapa kandidat sekaligus. 

Kesempatan Menemukan Kandidat Lebih Luas

Terkadang cara cepat untuk mendapatkan kandidat yang tepat adalah dengan mengincar kandidat sebanyak-banyaknya yang sedang mencari pekerjaan. Melalui strategi hiring secara remote, tentu saja perekrut mampu mencari lebih banyak kandidat terbaik sesuai kebutuhan perusahaan lebih luas dan tidak terbatas. Ini juga memungkinkan untuk mengumpulkan pelamar yang lebih beragam, karena sistem ini memberikan perusahaan kesempatan untuk mencari kandidat yang sesuai dengan kebutuhan mereka tanpa terbatas oleh lokasi geografis.

Baca Juga: 4 Pertanyaan Unik untuk Wawancara Kerja yang Dapat Digunakan

Memberikan Candidate Experience 

Remote hiring dapat memberikan pengalaman kandidat yang positif dengan memungkinkan individu untuk melamar dan melakukan interview pekerjaan dari kenyamanan rumah mereka sendiri, menghilangkan kebutuhan untuk bepergian dan mengurangi stres. 

Meningkatkan Produktivitas

Keuntungan selanjutnya, remote hiring dapat meningkatkan produktivitas karena seorang recruiter mampu mengelola pekerjaan dengan baik sehingga dapat meningkatkan kepuasan dan dapat menurunkan tingkat turnover. Selain itu, proses hiring secara online dapat menekan gangguan yang disebabkan oleh kebisingan situasi kantor dan rekan kerja.

Baca Juga: 10 Budaya kerja Bantu Tingkatkan Produktivitas Karyawan

Kekurangan Remote Hiring

Setiap kelebihan pasti ada kekurangan, apa saja kekurangan remote hiring itu?

Hambatan teknologi

Pada beberapa kasus, hambatan teknologi dapat menjadi kekurangan remote hiring misalnya ketersediaan perangkat elektronik seperti platform yang digunakan belum mampu mengakomodasi kebutuhan perusahaan atau jaringan koneksi yang kurang memadai pada saat rekrutmen terjadi seperti interview online menyebabkan miskomunikasi sehingga beberapa pesan kurang tersampaikan dengan baik dan menimbulkan kesulitan recruiter untuk menentukan apakah kandidat sesuai kriteria atau tidak.

Baca Juga: WFH Makin Lancar, Ini 5+ Aplikasi Meeting Online yang Bisa Kamu Gunakan

Kurang Bisa Merepresentasikan Citra Perusahaan Dengan Baik

Setiap proses hiring, recruiter berusaha menciptakan impresi terbaik untuk kandidat mengenai perusahaannya. Remote hiring dinilai kurang mampu untuk merepresentasikan citra dan budaya perusahaan secara akurat kepada potensial pelamar. Hal ini akan mempersulit kandidat untuk menentukan apakah perusahaan tersebut cocok untuk mereka atau tidak.

Strategi Menerapkan Remote Hiring

Remote hiring jauh merupakan solusi yang efektif dalam mencari kandidat yang sesuai dengan posisi yang ditawarkan. Beberapa strategi perlu dilakukan agar proses perekrutan dapat optimal, seperti:

Membuat Proses Seleksi yang Terstruktur

Buat jadwal wawancara dan tahapan seleksi yang jelas dan terstruktur, sehingga calon kandidat dapat mengetahui harapan dan persyaratan yang dibutuhkan. Buat juga dokumen yang diperlukan seperti formulir lamaran, surat pernyataan, dan dokumen pendukung lainnya agar proses seleksi dapat berjalan dengan baik.

Gunakan Pemilihan Teknologi yang Tepat

Dengan memilih teknologi yang tepat dalam proses remote hiring diharapkan dapat memudahkan proses rekrutmen dan meningkatkan efisiensi dalam mencari kandidat yang sesuai. Teknologi yang digunakan harus dapat membantu dalam mengefisienkan proses rekrutmen dan memberikan pengalaman yang baik bagi calon kandidat. Platform video conferencing seperti zoom atau google meet dapat digunakan untuk melakukan wawancara. Aplikasi atau portal online rekrutmen seperti LinkedIn, Indeed atau Jobstreet dapat digunakan untuk mencari dan melamar pekerjaan. 

Fokus pada Kompetensi yang Dibutuhkan

Sebaiknya fokus pada kompetensi yang diinginkan dalam proses rekrutmen misalnya membuat kriteria seleksi yang jelas seperti kualifikasi pendidikan, pengalaman kerja, dan kompetensi yang diinginkan sehingga dapat mempermudah dalam mencari kandidat yang sesuai.

Uji Kemampuan Teknis

Jika posisi yang ditawarkan membutuhkan kemampuan teknis, pastikan untuk melakukan tes kemampuan teknis selama proses rekrutmen seperti tes online.

Baca Juga: 7+ Tips Membuat Meeting Online Menjadi Lebih Efektif dan Berjalan Lancar

Nah itu dia penjelasan mengenai keuntungan, kekurangan, serta strategi untuk menerapkan remote hiring. Pastikan bahwa proses seleksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bagi kamu yang tertarik untuk mengetahui informasi seputar karir, yuk kunjungi Blog MyRobin

MyRobin merupakan perusahaan outsourcing yang melayani berbagai permintaan atas kebutuhan tenaga kerja. Kunjungi laman MyRobin dan temukan berbagai pekerja berkualitas dari berbagai profesi. Konsultasikan kebutuhan perekrutan Anda sekarang!

Rekrut dan kelola pekerja TANPA RIBET

Didukung dengan teknologi modern yang terintegrasi. Rekrut tenaga kerja profesional dan berkualitas

Bagikan artikel ini:
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Pinterest
Artikel terkait

Terima beres! rekrut hingga penggajian