10 Jenis Pekerjaan Warehouse, Persyaratan beserta Tugasnya

Jenis Pekerjaan Warehouse

Jika seseorang ingin bekerja atau sudah bekerja di pergudangan, maka ada baiknya untuk mengetahui apa saja jenis pekerjaan warehouse. Pekerjaan di warehouse belakangan ini sangat banyak peminatnya seiring meningkatnya aktifitas pasar online dan industri logistik.

Salah satu yang menjadi daya tariknya adalah kualifikasi yang cukup mudah yaitu hanya dengan lulusan SMA/SMK sudah bisa melamar menjadi pekerja di warehouse. Selain itu juga, tingkat kebutuhan yang tinggi membuat minat pelamar juga meningkat.

Warehouse (gudang) adalah tempat untuk menyimpan barang berdasarkan kategorinya. Oleh karena itu, di dalam warehouse akan ada proses memasukkan dan mengeluarkan barang, serta memilih dan memilah barang sesuai kategorinya untuk ditempatkan di rak khusus.

Dari sekian proses tersebut maka perlu adanya peran seseorang yang mengelola, merencanakan, serta melakukan kegiatan teknis lainnya agar warehouse dapat menyimpan dan beroperasi dengan efisien dan efektif.

Pekerjaan warehouse menyediakan lingkungan kerja yang stabil dengan banyak peluang bertumbuh. Posisi khusus untuk pengoperasian mesin warehouse dan peran supervisi tersedia untuk warehouse associate yang berpengalaman. Dengan mengetahui jenis pekerjaan warehouse dapat membantu mempersiapkan posisi sebagai profesional yang dibutuhkan oleh warehouse. Pada artikel ini, kami mengeksplorasi jenis pekerjaan warehouse termasuk tanggung jawab dan perannya.

Apa saja jenis pekerjaan warehouse?

Pekerjaan warehouse adalah deskripsi posisi yang berbeda untuk para profesional yang bekerja di warehouse. Posisi pekerjaan warehouse meliputi mereka yang bertanggung jawab atas pesanan pelanggan hingga pekerja yang mengambil dan mengemas barang. Titel yang umum biasanya termasuk pengiriman, pekerja warehouse dan penerima barang.

Perlu dicatat bahwa jenis pekerjaan berikut ini adalah posisi umum yang sering dijumpai pada warehouse pada umumnya. Sebab di tiap perusahaan akan sedikit berbeda dari mulai tugas, gaji, peran, fungsi warehouse, hingga bahkan penamaan posisi itu sendiri. Sebagai contoh warehouse worker, warehouse helper, staff gudang, memiliki tanggung jawab yang kurang lebih hampir sama. 

Berikut ini jabatan atau pekerjaan yang ada di warehouse secara umum

  • Receiver
  • Machine operator
  • Material handler
  • Shipping and receiving associate
  • Warehouse clerk
  • Forklift operator
  • Merchandise pickup/receiving associate/Picker
  • Loader
  • Packer
  • General Laborer
  • Shipping specialist
  • Stocker
  • Warehouse packer
  • Distribution center manager
  • Inventory control manager
  • Warehouse manager

Apa yang dilakukan warehouse?

Warehouse associates melakukan banyak tugas penting dalam lingkungan warehouse termasuk memproses pengiriman keluar dan masuk, mengatur penyimpanan produk, dan menyimpan material baru. Warehouse associates juga bertanggung jawab untuk mengemas dan mengirimkan barang sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Banyak warehouse associates menggunakan alat seperti penggerak forklift untuk mengangkat dan menyortir barang. Mereka mungkin juga perlu mengangkat benda berat dengan tangan. Beberapa pekerja warehouse mengoordinasikan daftar inventaris dan memeriksa barang keluar untuk menjaga kualitas.

Persyaratan untuk pekerjaan di warehouse

Pekerja warehouse dapat menemukan pekerjaan tanpa pengalaman sebelumnya. Ijazah SMA biasanya cukup untuk mendapatkan posisi sebagai associate warehouse. Untuk pekerjaan yang lebih spesifik yang melibatkan penanganan mesin atau pengawasan, diperlukan pelatihan dan sertifikasi khusus.

Seorang pekerja warehouse membutuhkan kekuatan fisik dan kemampuan organisasi yang kuat. Mereka harus dapat bekerja di lingkungan yang serba cepat. Pekerja warehouse mungkin juga diminta untuk menggunakan sistem perangkat lunak untuk catatan pengepakan dan pengiriman.

Berikut adalah beberapa keterampilan utama yang diperlukan untuk pekerja warehouse:

  • Kemampuan mengangkat benda
  • Organisasi
  • Manajemen waktu
  • Memahami sistem komputer
  • Pengetahuan tentang protokol keamanan warehouse
  • Kemampuan untuk mengoperasikan mesin pengangkat dan pengemasan

10 jenis jabatan pekerjaan di warehouse

Berikut adalah rincian lebih lanjut tentang 12 jenis pekerjaan warehouse yang dapat Anda kejar bersama dengan informasi gaji terbaru dari Indeed yang tersedia di tautan gaji oleh setiap judul pekerjaan di bawah ini:

1. Warehouse Worker

Tugas utama: Pekerja warehouse menangani banyak tugas yang terkait dengan pengiriman, penerimaan, dan pemrosesan barang di dalam warehouse. Mereka membantu mengawasi inventaris dan mempertahankan quality control. Warehouse worker  mungkin menggunakan alat muat berat dan perlu mengangkat barang berat sendiri.

2. Stocker

Tugas utama: Stockers membantu mengelola pergerakan barang di seluruh warehouse. Mereka juga mengatur penyimpanan dan pergerakan barang masuk dan keluar dari lingkungan warehouse. Stoker memastikan inventaris tertentu disimpan dan di rak dan mungkin perlu mengoordinasikan pemesanan ulang bila diperlukan.

3. Petugas Warehouse

Tugas utama: Petugas warehouse bertindak sebagai penghubung antara pelanggan dan staf warehouse untuk memproses dan mencatat pesanan. Mereka bertanggung jawab untuk memastikan pesanan diisi dengan benar untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Mereka mungkin juga perlu mengemas dan mengirimkan barang untuk klien.

4. Loader

Tugas utama: Seorang loader menggunakan keterampilan organisasi mereka untuk memastikan barang-barang dikemas secara efisien dan aman ke dalam wadah atau kendaraan pengiriman. Tujuan mereka adalah memuat sebanyak mungkin barang untuk diangkut guna melayani klien yang mengandalkan pengiriman warehouse.

5. Warehouse Packer

Tugas utama: Warehouse packer, terkadang disebut sebagai picker, mengambil barang dari warehouse untuk pengiriman. Mereka menyiapkan pesanan dengan bergerak cepat dan menjaga barang tetap teratur.

6. Material Handler

Tugas utama: Seorang material handler memuat dan mendistribusikan kembali barang-barang masuk dan keluar dari warehouse. Mereka bertanggung jawab untuk memindahkan dan mengambil barang untuk pengiriman dan restocking. Penanganan material mungkin juga perlu menggunakan peralatan khusus untuk menunjang pekerjaan mereka.

7. Operator mesin

Tugas utama: Operator mesin bekerja dengan berbagai mesin warehouse untuk mengemas, memuat, dan mengirimkan barang. Mereka juga dapat dipekerjakan untuk bekerja secara khusus dengan satu mesin warehouse.

8. Operator forklift

Tugas utama: Operator forklift memindahkan barang atau kargo mengoperasikan forklift dan peralatan muatan lainnya di dalam warehouse. Mereka harus dengan aman membongkar, menyimpan atau mengambil barang dari tempat/rak penyimpanan. Operator forklift harus memiliki lisensi khusus.

9. Supervisor Warehouse

Tugas utama: Seorang supervisor warehouse bertanggung jawab untuk menjaga keamanan dan efisiensi operasi warehouse. Mereka mengawasi para staf warehouse dan memastikan semua quality control diikuti dengan baik. Supervisor warehouse juga berinteraksi dengan pelanggan dan vendor untuk memastikan semua pesanan diisi dengan benar dan pelanggan puas dengan aktivitas pengiriman mereka.

10. Inventory control manager

Tugas utama: Inventory control manager bekerja untuk memenuhi standar kepatuhan inventaris di warehouse. Mereka memastikan bisnis memelihara prosedur inventaris dengan mengawasi staf dan proses kerja. Karena posisi ini berada di level manajemen, mereka bertanggung jawab untuk mengawasi operasi warehouse dan pekerja.

Apakah Memang Benar, Kalau Bekerja di Bagian Gudang Harus Memiliki Kesehatan Fisik Yang Baik?

Untuk bekerja menjadi warehouse staff Anda harus memiliki kekuatan fisik yang kuat dan stamina yang baik. Karena, Anda berurusan dengan banyak barang-barang di gudang yang mungkin harus Anda angkat, harus Anda pindahkan ke tempat-tempat yang berbeda, bersiap-siap untuk mengurus pengiriman barang, dan terlebih Anda harus bergerak cepat untuk bisa mencapai target pengiriman tiap hari.

Istilah-Istilah Yang Harus Dipahami Ketika Bekerja di Warehouse

Tentunya ada beberapa kata atau istilah yang sering digunakan dalam pekerjaan menjadi Warehouse Staff. Ini ada beberapa istilah umum yang akan sering Anda temukan jika bekerja di gudang!

1. WMS (Warehouse Management System)

Warehouse management system merupakan perangkat lunak yang berguna untuk melacak pergerakan barang dan mengatur operasional gudang. 

Sistem ini akan memudahkan dalam pengambilan, penerimaan, pembatalan, pendistribusian, dan inventaris. 

2. Picking dan packing

Istilah yang merujuk pada kegiatan memilih dan mengemas barang sejak penerimaan hingga Anda distribusikan kembali. 

Proses ini meliputi pemindahan barang ke bagian gudang, pembukaan kontainer, penyaringan barang untuk setiap tujuan, pengemasan kembali, menempelkan label untuk lanjut proses distribusi. 

3. Logistik 

Satu istilah yang paling umum adalah logistik yakni meliputi kegiatan perpindahan barang, penyimpanan material sejak pengiriman awal, supplier hingga ke tangan pelanggan. 

4. Zone picking

Proses pengambilan pesanan oleh picker yang berbeda, ia mengambil item dari area penyimpanan yang sudah ditetapkan untuk proses perakitan dan pengiriman nanti. 

5. Reverse logistic

Ketika pelanggan mengembalikan barang, ini disebut dengan reverse logistic. Anda akan menangani pengembalian dan pengiriman ulang barang pada customer

Selain itu, proses ini juga meliputi mengembalikan dana dan mengirimkan barang yang gagal didistribusikan ke gudang. 

6. Bill of lading

Bill of lading merupakan berkas yang menunjukkan item di dalam pengiriman. Dokumen ini juga dianggap sebagai serah terima yang diberikan pengirim pada customer

7. Cross docking

Istilah ini merujuk pada kegiatan memindahkan produk langsung dari area penerima ke area pengiriman untuk disalurkan. 

8. Advanced shipping notification

Advanced shipping notification adalah berkas yang dikirim ke WMS dari penyalur yang berisi informasi penundaan pengiriman barang. 

9. Replenishment

Replenishment berarti proses pemindahan inventaris dari penyimpanan sekunder ke gudang tetap. Prosedur pemindahan bisa saja terjadi dari distributor pusat ke supplier

10. Purchase order

Terakhir yakni istilah PO alias berkas yang berupa permintaan pesanan dari pembeli ke supplier. Isinya berupa nama, kuantitas, dan harga barang.  

Peluang bekerja di perusahaan ternama

Membangun jaringan karir, mengembangkan skill, serta dapatkan berbagai kemudahan dan manfaat lainnya

Bagikan artikel ini:
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Pinterest
Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Cepat kerja, banyak untungnya pula!