Waspada Lowongan Kerja Palsu Agar Tidak Tertipu

Waspada Lowongan Kerja Palsu

Tingginya pencari lapangan kerja kemudian membuat oknum tidak bertanggung jawab menciptakan informasi hoax. Sebab itu, para joobseker harus mengetahui tips membedakan lowongan kerja palsu agar tidak tertipu. Jika hanya terpedaya tanpa kerugian materiil masih bisa ditoleransi. Namun pada kenyataan di lapangan, banyak yang sampai mengalami kerugian riil tersebut.

Kenali Ciri Lowongan Kerja Yang Asli

Bila tidak ingin tertipu oleh lapangan kerja hoax, baik penipuan yang bersifat iseng maupun bertujuan untuk penipuan, pencari kerja wajib mengenali ciri-ciri dari lowongan asli. Bagaimana karakteristiknya?

Alamat Kantor Jelas

Ciri utama dari lowongan kerja non-hoax adalah alamat kantor yang nyata. Meskipun bukan merupakan sebuah korporasi besar atau usaha dengan skala home industry, tetap saja pusat kegiatannya dapat disebut sebagai kantor. Bagaimana cara memastikan kantor tersebut bukan alamat fiktif? Manfaatkan kecanggihan teknologi saat ini, salah satunya dengan layanan Google Maps.

Pada aplikasi pintar tersebut, terdapat detail peta yang cukup lengkap mencakup seluruh penjuru negeri. Anda hanya perlu memasukkan alamat kantor yang tertulis di Google Maps. Sesaat kemudian akan ditampilkan rute, foto, berikut denah live alamat terkait. Anda bisa memeriksa kondisi alamat yang dimaksud apakah memang meyakinkan atau tidak sebagai kantor.

Memiliki Kontak Berupa Telepon Kantor atau Operasional Tetap

Lebih baik memilih employer yang menyertakan nomor telepon kantor. Hal itu sedikit banyak membuktikan kesungguhan pemilik usaha. Terutama model telepon rumah lebih mudah dilacak akan identitasnya. Namun, jika memang hanya nomor HP yang disertakan, maka periksa dulu apakah nomor tersebut pernah tercatat dalam tindak kriminal atau tidak.

Membedakan lowongan kerja palsu/hoax yang satu ini mudah untuk dipraktekkan. Sama seperti mengonfirmasi alamat melalui Google Maps, Anda bisa menggunakan Google Search. Ketikkan saja nomor telepon atau HP employer. Google secara otomatis akan menunjukkan rekam jejak yang dimiliki perihal nomor tersebut jika memang dinyatakan pernah terlibat kasus kriminal.

Tidak Dipungut Biaya

Mendapatkan gaji merupakan tujuan kita bekerja. Namun, bagaimana jika saat melamar pekerjaan, justru kita yang harus menyetorkan uang? Baik biaya administrasi, uang pelicin, dan semacamnya. Employer yang menyertakan persyaratan seperti demikian dapat dipastikan bukan seseorang yang dapat dipercaya. Oknum hanya ingin mengeruk keuntungan melalui pengumpulan uang pelamar dengan iming-iming pekerjaan. 

Menawarkan Gaji dan Insentif Wajar

Lowongan pekerjaan hoax seringkali mencoba menjerat korban dengan penawaran gaji berikut tunjangan yang tidak masuk akal. Padahal, job deskripsi pekerjaan yang ditawarkan sangat mudah dan sederhana sehingga tidak logis bila employer bisa memberikan honor setinggi itu. Terlebih masih diberikan iming-iming insentif yang menggiurkan dan sangat mudah mengecoh calon korban.

Menghubungi Mendadak Padahal Anda Tidak Merasa Melamar Kerja

Karakteristik lainnya dari lowongan bodong adalah tiba-tiba langsung menghubungi Anda dan memberitahukan informasi terkait pekerjaan. Padahal, Anda tidak merasa pernah mengajukan lamaran kerja pada perusahaan tersebut, baik secara langsung, via pos, maupun secara online. Terutama bila penelepon mengaku HRD dan memberikan jadwal wawancara. Modus tersebut sudah sering dipakai.

Menggunakan E-mail atau Domain Gratisan

Jika perusahaan tersebut merupakan badan usaha yang bergerak di bisnis internet (contohnya internet marketing) di mana saat ini menjadi ladang usaha menjanjikan, pastikan beberapa hal. Minimal, mereka memiliki website resmi dan e-mail eksklusif, bukan gratisan seperti YahooMail dan Gmail. Sedikit banyak, itu menunjukkan komitmen mereka terhadap bisnis yang digeluti. 

Supaya tidak sampai menjadi korban lapangan kerja hoax, Anda bisa melakukan langkah-langkah antisipasi sebagai berikut :

  • Ingat semua nama perusahaan di mana Anda mengajukan lamaran pekerjaan. Jadi, Anda tidak akan terkecoh jika mendapatkan telepon pemberitahuan terkait lamaran tersebut. Sekaligus, segera sadar kabar tersebut hoax atau penipuan bila Anda tidak merasa mengajukan aplikasi pada perusahaan yang disebutkan penelepon. 
  • Pastikan alamat dan kontak dari employer kredibel. Minimal dapat terlacak oleh Google Maps dan tidak memiliki catatan penipuan dari histori Google. Jika kedua aplikasi tersebut memberikan hasil yang samar dan jauh dari domisili, Anda bisa menghubungi kenalan, atau lebih baik lagi saudara di daerah sekitar. Tanyakan perihal detail perusahaan.
  • Tolak jika Anda dimintai sejumlah uang untuk alasan apa pun. Bahkan meskipun menawarkan iming-iming imbal balik yang fantastis, jangan tergiur. Pemungutan biaya untuk penerimaan kerja telah dinyatakan sebagai tindakan ilegal. Sebagai employer, mereka yang wajib membayar Anda jika diterima kerja, bukan sebaliknya. Tindakan pungli tersebut dikategorikan ilegal.
  • Gunakan logika ketika membaca sebuah iklan lowongan. Jangan mudah tergiur bila terdapat peluang kerja dengan job deskripsi yang sangat mudah, tetapi menawarkan gaji pokok dan insentif tinggi. Lowongan yang demikian kemungkinan besar merupakan jaringan bisnis piramida yang telah dinyatakan ilegal dan kriminal di Indonesia.
  • Jika pekerjaan yang Anda lamar atau memasang iklan lowongan bergerak di bidang internet, pilih yang memiliki website dan e-mail yang kredibel. Selain itu, dalam membedakan lowongan kerja palsu, perhatikan pula job deskripsi untuk posisi yang kosong. Pilih yang menyertakan detail secara rinci, terutama menyangkut gaji.

Tindakan Preventif Untuk Menghindari Penipuan Lowongan Kerja

Dengan kemajuan teknologi saat ini, employer palsu tersebut tidak sekadar memasang iklan lowongan yang mudah diakses publik. Namun, mereka juga tidak segan menghubungi langsung calon korban yang telah ditargetkan sebelumnya. Caranya melalui pengiriman SMS, telepon, dan e-mail pribadi. Tapi, bagaimana bisa mereka mengakses data-data tersebut?

  • Keteledoran Anda sebagai pemilik identitas. Mungkin, dalam suatu waktu, Anda bersikap sembrono dan menyebarkan nomor telepon utama di dunia maya, di mana bisa dilihat oleh siapa saja. Padahal, nomor telepon saja saat ini sudah cukup untuk mengorek detail informasi pribadi Anda. Minimal nama lengkap, domisili, jenis kelamin, dan usia.

Hal itu dikarenakan nomor telepon yang kita miliki saat ini terhubung langsung dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Jadi, sekali nomor telepon diketahui oknum tidak bertanggung jawab, mudah bagi mereka mendapatkan informasi pribadi Anda secara lengkap. Tujuannya adalah melancarkan aksi penipuan mereka.

  • Aktif melaporkan iklan dan kontak oknum-oknum yang mengaku employer namun memiliki aktivitas mencurigakan. Anda bisa langsung melayangkan laporan pada pihak berwajib. Khususnya, karena tindakan oknum tersebut termasuk dalam tindak kriminal cyber, prosedurnya lebih mudah karena Anda bisa melapor melalui website penanganan khusus yang telah dibuat Polri.

Selalu Waspada Terhadap Kemungkinan Penipuan Lowongan Kerja

Sebenarnya, cara membedakan lowongan kerja palsu atau hoax dengan lapangan kerja asli relatif mudah. Setiap kali melihat lowongan kerja, Anda hanya perlu melakukan tindakan antisipasi dan preventif seperti di atas. Dengan demikian, Anda tidak perlu khawatir akan menjadi korban penipuan lowongan kerja abal-abal sebagaimana yang tengah marak saat ini.

Jika sudah mengenali ciri-ciri dan cara pencegahannya saatnya anda untuk melamar kerja di tempat yang terpercaya. App.myrobin.id adalah wesbite penyedia lowongan kerja serta ada pelatihan, perkumpulan komunitas pekerja, buat CV GRATIS, dan masih banyak lagi. Yuk, coba aja daftar..

Peluang bekerja di perusahaan ternama

serta dapatkan berbagai kemudahan dan manfaat lainnya

Bagikan artikel ini:
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Pinterest
Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Cepat kerja, banyak untungnya pula!