New Logo MyRobin
Search
Close this search box.

6 Cara Mengelola Diversity di Perusahaan Agar Semakin Inklusif

Cara Mengelola Diversity di Perusahaan

Dalam era globalisasi dan kompleksitas yang terus berkembang, pengelolaan diversity di perusahaan menjadi semakin penting. Diversity yang mencakup perbedaan dalam hal suku, agama, gender, orientasi seksual, usia, latar belakang pendidikan, dan pengalaman kerja dapat memberikan beragam perspektif dan kontribusi yang berharga.

Namun, untuk benar-benar mengoptimalkan potensi keragaman ini, perusahaan harus mampu mengelolanya dengan baik, menciptakan lingkungan yang inklusif, dan memastikan bahwa setiap individu merasa dihargai, didukung, dan memiliki kesempatan yang sama. 

Artikel ini akan membahas tentang cara mengelola diversity di perusahaan agar semakin inklusif. Kami akan memberikan informasi bagaimana menciptakan budaya perusahaan yang mempromosikan inklusivitas dan penghargaan terhadap perbedaan. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya mengelola diversity secara inklusif, perusahaan dapat membangun tim yang kuat, meningkatkan kolaborasi, dan mencapai kesuksesan yang berkelanjutan di tengah lingkungan kerja yang semakin beragam.

Pengertian Diversity di Perusahaan

Diversity di perusahaan mengacu pada keberagaman individu dalam hal karakteristik, latar belakang, dan perspektif yang mereka bawa ke lingkungan kerja. Ini mencakup perbedaan dalam hal suku, agama, gender, orientasi seksual, usia, disabilitas, latar belakang pendidikan, dan pengalaman kerja.

Pengertian diversity di tempat kerja adalah pengakuan dan penerimaan terhadap perbedaan individu serta pengintegrasian perbedaan tersebut ke dalam budaya dan operasi organisasi. Ini melibatkan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, di mana setiap individu merasa dihargai, diakui, dan didengar tanpa diskriminasi berdasarkan perbedaan mereka.

Diversity di tempat kerja bukan hanya tentang mewujudkan kesetaraan dan keadilan, tetapi juga tentang memanfaatkan keberagaman sebagai sumber daya yang berharga. Dalam lingkungan yang inklusif dan beragam, individu dengan latar belakang yang berbeda dapat berkontribusi dengan perspektif unik, pengetahuan yang beragam, dan keterampilan yang berbeda. Hal ini dapat meningkatkan kreativitas, inovasi, dan produktivitas organisasi.

Pentingnya Diversity di Perusahaan

Pentingnya diversity di tempat kerja diakui secara luas, baik dari segi moral dan sosial maupun dari sudut pandang bisnis. Diversity di perusahaan memiliki sejumlah manfaat penting yang dapat mempengaruhi kesuksesan dan kinerja organisasi. Berikut adalah beberapa alasan mengapa diversity dianggap penting di lingkungan kerja:

Inovasi dan Kreativitas

Keberagaman dalam tim dan organisasi menciptakan lingkungan yang mempromosikan inovasi dan kreativitas. Dengan melibatkan individu dengan latar belakang, pengalaman, dan perspektif yang berbeda, ide-ide baru dapat muncul, solusi yang inovatif dapat dikembangkan, dan masalah dapat dipecahkan dengan cara yang belum pernah terpikir sebelumnya.

Peningkatan Produktivitas

Keberagaman dapat meningkatkan produktivitas tim. Dalam lingkungan yang inklusif, individu merasa dihargai dan didukung, yang memotivasi mereka untuk berkontribusi secara maksimal. Keterampilan dan pengetahuan yang beragam membawa sudut pandang yang berbeda-beda, menghasilkan diskusi yang lebih kaya, dan memperkaya pengambilan keputusan.

Pemahaman Pelanggan yang Lebih Baik

Dalam dunia bisnis yang semakin global, keberagaman di tempat kerja membantu perusahaan memahami kebutuhan, preferensi, dan harapan pelanggan dengan lebih baik. Dengan mencerminkan keragaman masyarakat yang dilayani, perusahaan dapat mengembangkan produk dan layanan yang relevan, memperluas pangsa pasar, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Peningkatan Kemampuan Problem Solving

Keberagaman dalam tim memungkinkan adanya pendekatan yang beragam dalam pemecahan masalah. Individu dengan latar belakang yang berbeda membawa pengetahuan, keterampilan, dan perspektif yang unik, yang dapat melengkapi satu sama lain dalam menghadapi tantangan dan menghasilkan solusi yang lebih holistik dan efektif.

Membangun Reputasi Positif

Perusahaan yang mampu menciptakan budaya kerja inklusif dan beragam mendapatkan reputasi yang positif di mata karyawan, pelanggan, dan masyarakat umum. Hal ini dapat meningkatkan citra perusahaan sebagai tempat kerja yang adil dan menghargai perbedaan, menarik bakat terbaik, dan memperkuat kepercayaan dan loyalitas pelanggan.

Jenis Diversity di Perusahaan

Dalam konteks perusahaan, terdapat empat jenis utama dari keragaman yang ada yaitu:

Keragaman Internal

Keanekaragaman internal mengacu pada sifat atau karakteristik apa pun yang dimiliki seseorang sejak lahir. Ini bisa juga termasuk jenis kelamin, ras, etnis, jenis kelamin, orientasi seksual, kebangsaan, atau kemampuan fisik. Anda mungkin mengenali banyak di antaranya sebagai karakteristik yang dilindungi yaitu, atribut yang secara khusus tercakup dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia.

Keragaman Eksternal

Keanekaragaman eksternal mencakup atribut, pengalaman, atau keadaan apa pun yang membantu mendefinisikan identitas seseorang tetapi bukan sesuatu yang mereka miliki sejak lahir. Contohnya termasuk status sosial ekonomi, pendidikan, status perkawinan, agama, penampilan, atau lokasi. Karakteristik ini sering dipengaruhi oleh orang lain dan dapat berubah seiring waktu. Mereka dianggap eksternal karena dapat diubah secara sadar.

Keragaman Organisasi

Perbedaan dalam fungsi pekerjaan, pengalaman kerja, senioritas, departemen, atau tingkat manajemen disebut sebagai keragaman organisasi. Seringkali, seluruh departemen atau level perusahaan bisa homogen yaitu, setiap orang terlihat sama, berasal dari latar belakang yang sama, atau memiliki pengalaman yang sama.

Keanekaragaman Pandangan Dunia

Terakhir, keragaman pandangan dunia mencakup berbagai keyakinan, afiliasi politik, budaya, dan pengalaman perjalanan. Pandangan dunia kita, atau perspektif kita, berkontribusi pada lingkungan kerja yang inovatif dan inklusif yang berfokus ke depan. Apapun yang mempengaruhi cara kita menafsirkan dan memandang dunia adalah bagian dari keragaman pandangan dunia.

Cara Mengelola Diversity

Keberagaman dapat dibentuk dengan cara dikelola, seperti berikut ini:

Prioritaskan Komunikasi

Untuk mengelola tempat kerja yang beragam, organisasi harus memastikan bahwa mereka berkomunikasi secara efektif dengan karyawan. Kebijakan, aturan keselamatan, prosedur, dan informasi penting lainnya harus dirancang dengan mudah dipahami oleh seluruh karyawan agar mengatasi hambatan bahasa dan budaya jika perlu terjemahkan materi dan menggunakan gambar dan simbol. 

Perlakukan Karyawan Sebagai Individu

Hindari membuat asumsi pribadi tentang karyawan karena memiliki latar belakang yang berbeda. Lihat setiap karyawan sebagai individu dan nilai keberhasilan atau kegagalan berdasarkan prestasi individu daripada menghubungkan tindakan dengan latar belakang mereka.

Mendorong Karyawan untuk Bekerja Dalam Kelompok yang Berbeda

Tim kerja yang beragam membuat karyawan mengenal dan menghargai satu sama lain secara individual dan dapat membantu meruntuhkan praduga dan kesalahpahaman budaya.

Standar Dasar pada Kriteria Tujuan

Tetapkan satu standar aturan untuk semua kelompok karyawan tanpa memandang latar belakang. Pastikan bahwa semua tindakan ketenagakerjaan, termasuk disiplin, mengikuti kriteria standar ini untuk memastikan setiap karyawan diperlakukan sama.

Berpikir Terbuka

Mengenali dan mendorong karyawan untuk menghargai perbedaan pengalaman, latar belakang, dan budaya seseorang satu sama lain. Carilah cara untuk menggabungkan beragam perspektif dan bakat ke dalam upaya mencapai tujuan organisasi.

Salah satu cara untuk menggabungkan beragam perspektif adalah dengan mendorong kolaborasi dan partisipasi aktif dari seluruh anggota tim. Berikan kesempatan kepada karyawan untuk berbagi ide, pengalaman, dan pengetahuan mereka, serta aktif mendengarkan dan menghargai sudut pandang yang berbeda. Ini dapat dilakukan melalui pertemuan tim, sesi brainstorming, atau platform komunikasi yang memungkinkan kolaborasi secara virtual.

Mempekerjakan Karyawan dari Berbagai Latar Belakang

Merekrut karyawan dari berbagai latar belakang merupakan langkah penting dalam membangun tempat kerja yang beragam dan inklusif. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk memperoleh keahlian, perspektif, dan pengalaman yang beragam. Namun, untuk mencapai hal ini diperlukan kesadaran dan upaya yang sengaja untuk mengatasi bias yang mungkin ada dalam proses perekrutan. 

Kepemimpinan perusahaan memiliki peran penting dalam memastikan bahwa keputusan perekrutan didasarkan pada kualifikasi dan kemampuan individu, bukan pada faktor-faktor yang tidak relevan seperti gender, suku, atau latar belakang budaya. Hal ini memerlukan pelatihan dan kesadaran terkait bias yang mungkin timbul dalam wawancara dan penilaian kandidat. Mereka harus mengadopsi pendekatan yang objektif dan transparan dalam mengevaluasi bakat sehingga memungkinkan calon terbaik dari berbagai latar belakang untuk berhasil.

Itu dia cara yang bisa dilakukan untuk mengelola diversity di perusahaan. Penting untuk diingat bahwa diversity di tempat kerja bukan hanya tentang pengakuan dan penerimaan terhadap perbedaan individu, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan yang inklusif, di mana setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi. Perusahaan yang mampu menghargai, mengelola, dan memanfaatkan keragaman dengan baik akan memiliki keunggulan kompetitif yang lebih besar dalam pasar yang semakin global dan beragam. 

Selain penjelasan di atas, Anda juga bisa mendapatkan informasi tambahan dan tips lainnya  tentang dunia kerja di blog MyRobin. Penasaran apa saja artikelnya? Yuk, kunjungi blognya sekarang juga!

Rekrut dan kelola pekerja TANPA RIBET

Didukung dengan teknologi modern yang terintegrasi. Rekrut tenaga kerja profesional dan berkualitas

Bagikan artikel ini:
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Pinterest
Artikel terkait

Terima beres! rekrut hingga penggajian

id_IDID