New Logo MyRobin
Search
Close this search box.

Kenali Dan Pahami Retensi Karyawan Disini! 

pentingnya retensi karyawan

Didalam suatu perusahaan banyak sekali kebijakan atau manajemen untuk retensi karyawan atau biasa disebut dengan upaya dalam mempertahankan karyawan mereka, yaitu sebagaimana salah satu karyawan terbaik yang mereka miliki disuatu perusahaan yang telah lama dalam berkontribusi serta memiliki sepak terjang yang baik untuk sebuah perkembangan atau citra dari perusahaan tersebut. 

Lalu, bagaimana dengan pengertian menurut para ahli atau definisi retensi karyawan lainnya? 

Berikut akan kami jelaskan melalui pembahasan selengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Retensi Karyawan?

Retensi karyawan menurut seorang ahli oleh Mathis dan Jackson (2006) yang mendefinisikan retensi karyawan sebagai sebuah upaya atau kemampuan yang wajib dimiliki oleh perusahaan dalam melakukan pertahanan karyawannya di dalam suatu kelompok atau organisasi.

Hal ini dilakukan dengan tujuan baik bagi suatu organisasi atau goals dari perusahaan tersebut melalui karyawan-karyawan yang memiliki potensial atau prestasi selama bekerja di tempat mereka bekerja.

Retensi karyawan sendiri memiliki segudang manfaat dan beberapa peranan penting bagi perusahaan, hal inilah yang akan kita bahas melalui rangkuman berikut ini.

Apa Pentingnya Retensi Karyawan Bagi Perusahaan? 

Upaya pertahanan atau retensi karyawan ini sangat berperan penting untuk perkembangan serta citra dari suatu perusahaan itu sendiri. Hal ini terlihat beberapa penting dalam aspek bisnis di perusahaan, diantaranya :

1. Kinerja Yang Baik Dan Meningkatnya Semangat Antar Pekerja

Pentingnya retensi karyawan ini akan sangat berguna dalam aspek keloyalitasan antar karyawan sehingga mereka akan merasa akan nyaman dan betah untuk tetap bekerja di lingkungan perusahaan. 

Manfaat lainnya juga bisa memberikan peningkatan pada hasil kerja yang telah mereka laksanakan atau dikontribusikan sebagaimana dengan kebijakan serta visi atau misi yang ingin dituju oleh perusahaan tempat mereka bekerja.

2. Menekan Biaya Pengeluaran Perusahaan

Hal ini memiliki arti yang sangat penting dan cukup efisien dalam menekan atau mengurangi beban biaya juga waktu yang dialokasikan kepada karyawan baru. Dengan adanya kebijakan atau manajemen retensi karyawan disuatu perusahaan akan sangat berguna untuk penghematan sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya.

Penekanan biaya serta waktu pengeluaran dari perusahaan ini biasa mencakup beberapa diantaranya:

  1. Biaya iklan rekruitmen karyawan baru
  2. Menyediakan waktu atau sesi wawancara untuk memilih karyawan yang tepat serta berkualitas
  3. Melakukan atau perusahaan menyediakan masa training untuk pelatihan mereka sebagai karyawan baru

3.  Terciptanya Kedayagunaan Pada Aspek Bisnis

Perusahaan akan semakin berkembang dan meningkat terkait efisiensi bisnis yang telah ada pada visi atau misi dari suatu perusahaan. Tentu, hal ini akan sangat memberikan efek baik bagi perusahaan terutama aspek bisnis, pengaruh ini terjadi dikarenakan berlakunya sistem atau manajemen retensi karyawan di lingkungan perusahaan akan mendorong pemahaman yang kuat dari para pekerja yang telah lama bergabung menjadi bagian dari keluarga besar di perusahaan itu. 

Para pekerja yang telah lama berkontribusi dan memiliki segudang potensial yang baik bagi perusahaan akan terus meningkatkan kualitas atau produktivitas bisnis perusahaan yang akan terus dijalankan. 

Cara Meningkatkan Retensi Karyawan

Dilansir melalui situs Accurate.id yang memberikan beberapa langkah atau upaya dalam meningkatkan retensi karyawan di perusahaan, diantaranya :

1. Memberikan Fasilitas & Kenyamanan Bagi Para Pekerja

Perusahaan akan dengan mudah dalam mempertahankan karyawan terbaik mereka dengan memberikan fasilitas sebagai pendukung aktivitas atau produktifitas bekerja di lingkungan kantor, hal inilah yang akan memberikan efek baik yang dirasa oleh seluruh karyawan di perusahaan. 

Dengan memiliki rasa kenyamanan dalam bekerja di suatu lingkungan pekerjaan, maka akan semakin sedikit pula pemikiran atau niat untuk keluar atau resign dari perusahaan tersebut. Tentu akan semakin meningkatkan kualitas serta terciptanya visi misi perusahaan dengan baik dan tertuju.

2. Berikan Penawaran Jam Kerja Yang Fleksibel

Jika dalam waktu bekerja saja merasa tertekan untuk melakukan tugas yang sesuai divisinya, tentu para pekerja akan dengan mudah mengeluh serta akan menimbulkan kemunduran hasil kinerja yang diharapkan. 

Dengan melakukan penawaran jam kerja yang fleksibel bagi para karyawan, hal ini akan membuat karyawan terjaga kualitas serta semangat mereka dalam bekerja tanpa merasa tertekan atau terbebani oleh beberapa waktu yang dirasa sangat berat.

Hal ini memberikan peluang peningkatan retensi karyawan yang baik bagi perusahaan tersebut.

3. Pertimbangan Gaji Yang Menarik 

Para karyawan di seluruh perusahaan tentu sangat tertarik terkait persoalan gaji yang bersifat kompetitif. Pemberian atau memberlakukan sistem gaji yang menarik ini akan memberikan sisi masuk akal terhadap gaji yang ditawarkan dengan kesesuaian posisi, tanggung jawab, atau divisi yang terkait. 

Perusahaan juga dapat memberikan beberapa tawaran kepada para pekerja mereka melalui peningkatan gaji, bonus atau komisi lainnya. Ini akan sangat mendorong para pekerja dalam mempertahankan keloyalitasan mereka untuk keberlangsungan serta kesuksesan suatu perusahaan.

4. Berikan Penghargaan Bagi Mereka Yang Berprestasi

Dengan melihat serta mengenali satu persatu para karyawan mereka yang telah banyak berkontribusi kepada perusahaan serta prestasi salah satu karyawan terbaik di perusahaan, hal ini patut untuk memberikan penghargaan kepada usaha serta kontribusi yang luar biasa bagi perusahaan. 

Para karyawan akan merasa sangat diperhatikan dan dihargai atas usaha dan kesetiaan mereka terhadap tempat mereka bekerja selama ini. 

Disamping itu, para pekerja akan enggan untuk melakukan pengunduran diri dari perusahaan, sehingga hal inilah juga menurunnya tingkat resign pekerja di perusahaan tersebut.

5. Dukungan Fasilitas Pelatihan Untuk Karyawan

Perusahaan akan mendapatkan feedback baik jika memberikan investasi pelatihan pengembangan skill yang berguna untuk kesuksesan para pekerja di perusahaannya. Para karyawan akan merasa terbimbing dan didukung oleh instansi tempat mereka bekerja dalam upaya pengembangan diri lebih mendalam melalui pelatihan yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut. 

Oleh karena itu, penting untuk perusahaan memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi karyawan mereka dan hal ini juga memberikan rasa kepercayaan kepada pekerja untuk terus berkontribusi serta memajukan visi dan misi dari perusahaan tersebut.

6. Lakukan Transparansi Di Lingkungan Perusahaan

Ini memang sangat diperlukan oleh seluruh karyawan atau pekerja di seluruh dunia dan tidak hanya di negara Indonesia ini. Dengan adanya transparansi yang berlaku di lingkungan perusahaan, akan memudahkan segala informasi yang disampaikan ataupun komunikasi antar pihak utama sebagai perusahaan serta para karyawannya. 

Terciptanya harmoni dan kejujuran antar sesama di lingkungan perusahaan akan memberikan kepercayaan terkait apa yang telah disampaikan atau memahami dan menjalankan dengan lancar, sebagaimana visi serta misi dari perusahaan yang mereka targetkan.

Baca Juga : Budaya Perusahaan: Pengertian, Ciri-ciri, Komponen, serta Contohnya

Faktor-Faktor Pengaruh Dalam Retensi Karyawan 

Adapun faktor-faktor pendorong atau pengaruh dalam retensi karyawan ini yang dilansir melalui E-journal Undip dengan judul “ Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Retensi Karyawan “ oleh Safaat Aufahasan Adzka, Mirwan Surya Perdhana, diantaranya sebagai berikut :

  1. Kompensasi atau gaji
  2. Pelatihan atau pengembangan
  3. Persepsi atau dukungan oleh organisasi atau instansi
  4. Pengembangan karir
  5. Terdapat penghargaan
  6. Kepuasan kerja
  7. Lingkungan kerja atau perusahaan
  8. Leadership atau kepemimpinan
  9. Faktor demografi
  10. Tingkat stress atau mental para pekerja
  11. Tingkat keamanan kerja atau perusahaan
  12. Terdapatnya budaya kerja dilingkungan instansi yang terkait
  13. Keselarasan atau keseimbangannya kehidupan para pekerja di lingkungan kerja
  14. Desain pekerjaan

Baca Juga : In House Training: Pengertian, Langkah, serta Kelebihan dan Kekurangannya

Itulah beberapa yang kami rangkum dan jelaskan kepada sobat My Robin, bagaimana? Tertarik dengan informasi seputar dunia bisnis, artikel pekerja, serta pembahasan terkait human capital?

Kunjungi Blog MyRobin dan temukan berbagai artikel menarik lainnya terkait karir, dan pekerjaan. Upgrade wawasan Anda sekarang!

Rekrut dan kelola pekerja TANPA RIBET

Didukung dengan teknologi modern yang terintegrasi. Rekrut tenaga kerja profesional dan berkualitas

Bagikan artikel ini:
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Pinterest
Artikel terkait

Terima beres! rekrut hingga penggajian

id_IDID