Digital Marketing: Pengertian, Manfaat, hingga Perbedaannya dengan Traditional Marketing

Digital Marketing

Salah satu kesuksesan bisnis berasal dari strategi marketing yang tepat dan terimplementasi dengan baik. Terutama di era digital seperti saat ini. Jika Anda sedang merintis sebuah bisnis, Anda perlu mempelajari ilmu digital marketing. 

Sebagai pemilik perusahaan, menguasai ilmu tentang digital marketing secara mendalam merupakan keharusan. Kenapa begitu? Sebab, digital marketing menjadi tren baru dalam memasarkan produk secara online. 

Perusahaan besar, industri rumah tangga, UMKM, bahkan ibu rumah tangga kini sudah menggunakan saluran pemasaran online untuk menjual produk mereka. Tentu saja mereka memanfaatkan digital marketing sebagai tools. 

Tidak bisa dimungkiri, bahwa perkembangan teknologi berdampak pada perubahan perilaku konsumen. Di Indonesia sendiri, pengguna internet dari tahun ke tahun semakin meningkat. 

Berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, pada 2018 terdapat 171,17 juta jiwa yang menggunakan internet angkanya, naik 10.12% dari tahun sebelumnya. 

Dari angka tersebut, 96% pengguna internet Indonesia pernah menggunakan internet untuk mencari produk atau layanan untuk dibeli secara online. Penasaran dengan digital marketing? Yuk, simak artikel berikut ini, agar Anda lebih siap memulai bisnis!

Apa itu Digital Marketing?

Sebagian orang mengatakan digital digital sebagai pemanfaatan teknologi digital untuk menunjang keperluan dan kegiatan marketing. 

Para ahli memiliki definisi yang beragam. Berikut terangkum pendapat beberapa ahli tentang definisi digital marketing di bawah ini.

Menurut Coviello, Mille dan Marcolin yang ditulis dalam jurnal pada 2001 bahwa Digital marketing adalah sarana yang menghubungkan pelaku bisnis dengan konsumen. 

Ketiga ahli tersebut menjelaskan bahwa pemasaran digital merupakan praktik penggunaan teknologi internet untuk mengkomunikasikan produk pada konsumen.

Selain itu, pendapat mengenai definisi digital marketing menurut para ahli di American Marketing Association menyatakan digital marketing merupakan hubungan antara institusi, aktivitas serta proses yang difasilitasi menggunakan teknologi digital. 

Tujuan utamanya untuk melakukan komunikasi, menciptakan dan memberi nilai pada konsumen serta pemangku kepentingan lain yang terlibat dalam sebuah skema bisnis.

Kesuksesan dalam menciptakan hubungan dan komunikasi itu akan mengarah pada transaksi atau aktivitas jual beli. 

Alhasil akan memberikan keuntungan bagi pelaku bisnis dan kepuasan atas pemenuhan kebutuhan dari sisi konsumen.

Sedangkan menurut Ridwan Sanjaya dan Josua Tarigan (2009). Keduanya mengatakan bahwa digital marketing merupakan kegiatan pemasaran, termasuk branding yang menggunakan berbagai media berbasis web misalnya blog, website, e-mail, maupun media sosial. Baca juga artikel tentang 8 Alasan untuk Belajar Digital Marketing Mulai Sekarang.

Tugas Seorang Digital Marketer

Jika Anda sudah memahami definisi dari Digital Marketing, sekarang Anda perlu mengenal pekerjaan dalam Digital Marketing yang disebut dengan Digital Marketer. 

Seorang Digital Marketer harus mampu menggaet para calon pelanggan melalui kanal online. Ada beberapa job desk bagi Digital Marketer. 

Berikut beberapa tanggung jawab yang dikerjakan oleh seorang Digital Marketer:

1. Content Marketing

Content marketing tugasnya melakukan pemasaran melalui konten visual maupun tulisan. Tujuannya memudahkan customer mendapatkan informasi produk dan jasa dari perusahaan. 

Dalam pemasaran media sosial, konten adalah salah satu kunci. Konten yang diproduksi harus sesuai target audience. Sehingga konten Anda akan memiliki engagement yang tinggi.

2. Search Engine Optimization (SEO)

SEO bertanggung jawab meningkatkan kesadaran merek lewat media blog. Seorang SEO akan ditugaskan untuk membuat konten blog, mengoptimasi performa situs, dan juga melakukan research kata kunci pencarian di search engine.

3. Social Media Marketing

Social Media Marketing bertanggung jawab untuk menjangkau target pasar melalui platform media sosial. 

Seperti Facebook, Instagram, Twitter, Tiktok, sehingga harus bekerja sama dengan SEO, karena sama-sama memiliki peran untuk membangun brand awareness produk atau jasa yang ditawarkan.

4. Pengiklan online (Online Ads)

Online ads berfokus membuat iklan secara daring di beberapa kanal seperti Google Ads, Facebook, Instagram ads, dan TikTok ads. Fungsinya untuk menjangkau orang dengan tingkat presisi yang tinggi.

Bedanya Marketing Tradisional Dengan Digital Marketing

Keterlibatan internet dan teknologi ini memiliki fungsi yang tidak terjangkau atau justru dihindari oleh praktik pemasaran tradisional. 

Secara umum, traditional marketing menggunakan media konvensional seperti majalah, surat kabar, dan media cetak lainnya, sedangkan digital marketing menggunakan media internet, seperti jejaring sosial atau situs web. Supaya Anda lebih paham, perhatikan perbedaan ini :

Traditional Marketing

  • Media yang digunakan biasanya telepon, surat pos, dan surel.
  • Jangkauan ruang terbatas antara wilayah dalam negeri atau skala nasional.
    Sehingga prosesnya bisa memakan waktu lama untuk persiapan, desain, hingga peluncuran.
  • Komunikasi satu arah. Umumnya, banyak bisnis yang hanya mempromosikan produk atau jasanya agar konsumen melihat iklan dan berharap supaya langsung membeli. 
  • lebih efektif untuk menjangkau calon pembeli lokal.

Digital Marketing

  • Platform yang umum digunakan memungkinkan terjadinya interaksi seperti sosial media, situs, dan e-mail.
  • Jangkauan pemasaran lebih luas, bisa menggunakan template yang mudah disesuaikan jika ada perubahan mendadak.
  • Mudah mengukur tingkat efektivitas menggunakan tools analytics.
  • Komunikasi dua arah. Artinya, konsumen juga dapat menanyakan atau bahkan memberi saran secara langsung untuk peningkatan kualitas barang atau jasa yang ditawarkan.
  • Informasi target customer mudah Anda dapat dan simpan. 

Manfaat Menggunakan Digital Marketing

Setelah mempelajari perbedaan antara traditional marketing dan digital marketing, mungkin Anda sudah ada gambaran antara keduanya. 

Selanjutnya, Anda bisa mempelajari manfaat bila Anda menggunakan metode digital marketing untuk memasarkan produk Anda. Penasaran? Berikut manfaat pemasaran digital khusus untuk Anda!

1. Jangkauan global

Melalui digital marketing, Anda dapat menjangkau target pasar yang lebih luas sebab tidak dibatasi oleh lokasi geografis. 

Selain itu, Anda juga dapat menentukan target pelanggan mana yang ingin Anda gunakan sebagai target promosi, seperti berdasarkan profesi, usia, lokasi, hobi, dan sebagainya.

Nah, supaya tujuan promosi tercapai, Anda perlu membuat konten promosi menarik yang disesuaikan dengan kebutuhan calon pelanggan yang Anda targetkan. 

Mereka harus memiliki rasa ketertarikan terhadap sesuatu yang berbeda satu sama lain. Menargetkan pasar milenial jelas berbeda.

2. Menghemat Biaya

Selain jangkauannya lebih luas, biaya yang dikeluarkan pun relatif murah! Melalui perencanaan yang baik dan target yang jelas, kampanye digital dapat membidik konsumen dengan tepat. 

Hal ini menjadi salah satu faktor utama yang menarik pebisnis untuk menggunakan digital marketing sebagai sarana untuk mempromosikan produk dan layanannya. 

Anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk membuat brosur, spanduk, baliho, maupun iklan di media cetak atau televisi.

Anda dapat memaksimalkan Facebook, Twitter, TikTok, dan Instagram untuk mempromosikan produk dan jasa dari perusahaan. 

Membuat akun di berbagai platform jauh lebih mudah dan praktis, serta tidak membutuhkan banyak biaya. Menariknya, sebagian besar media sosial dapat Anda gunakan tanpa biaya.

3. Mudah dilacak

Statistik dari kampanye yang dilakukan via daring dapat dipantau langsung. Bahkan laporan dari analytics tools disajikan secara lengkap (demografi hingga perilaku konsumen). Penerapan digital marketing yang tepat akan sangat membantu Anda mendapatkan data akurat tentang pelanggan dan segala sesuatu yang berhubungan dengannya. 

Anda dapat secara bersamaan menganalisis kebutuhan pelanggan Anda, kebiasaan belanja mereka, produk yang mereka sukai, dan sebagainya. 

Berdasarkan data yang Anda dapatkan, Anda dapat membuat analisis yang lebih cepat dan akurat untuk melakukan perbaikan atau mengembangkan bisnis Anda lebih besar lagi.

4. Meningkatkan Penjualan

Selain menghemat biaya promosi dan menjangkau pasar yang lebih luas, penerapan digital marketing juga dapat meningkatkan bisnis Anda. 

Ada berbagai trik yang bisa Anda diterapkan dalam digital marketing. Seperti mengikuti workshop, seminar, pelatihan, dari membaca buku, dan lain sebagainya.

Anda bisa berkolaborasi dengan pelaku bisnis lain untuk menambah jangkauan pasar yang luas, tentunya dapat berdampak pada peningkatan penjualan secara signifikan. 

Apalagi jika aplikasi digital marketing yang Anda buat mampu memberikan masukan, motivasi, informasi dan bisa menjadi solusi bagi target pasar yang ingin Anda capai.

5. Mempermudah Komunikasi Pembeli dan Penjual

Membangun komunikasi yang baik dengan pelanggan merupakan faktor penting dalam dunia bisnis. Dengan menggunakan pemasaran digital, Anda dapat memberikan layanan pelanggan online 24 jam sehari dan 7 hari seminggu. 

Hal ini akan membuka peluang bagi calon pelanggan Anda untuk mengenal, berkomunikasi, berinteraksi, bahkan membangun hubungan yang solid demi terciptanya pelanggan setia atas produk dan layanan yang Anda tawarkan.

Dari komunikasi yang baik, Anda dapat sekaligus menganalisis kebutuhan pelanggan Anda, kebiasaan belanja mereka, produk yang mereka sukai, dan sebagainya. 

Dari data yang Anda peroleh, Anda dapat melakukan analisis yang lebih cepat dan tepat untuk melakukan perbaikan atau mengembangkan bisnis Anda lebih besar lagi.

Apa platform media sosial yang Cocok untuk bisnis Anda?

Ada banyak pilihan platform jaringan sosial media untuk meningkatkan bisnis Anda. Anda perlu untuk berpikir kritis tentang berapa banyak akun media sosial bisnis anda dapat mengelola memelihara, dan menentukan sasaran pelanggan yang paling aktif. Anda dapat menyimak beberapa platform media sosial paling umum yang bisa diterapkan pada bisnis Anda. Berikut ulasannya:

1. Facebook

Facebook memiliki sejumlah fitur yang memungkinkan pelaku usaha besar dan kecil untuk membuat mencari halaman yang berbagi banyak informasi rinci. 

Hal ini juga menawarkan retargeting pilihan dalam iklan untuk meningkatkan keterlibatan, kemampuan untuk link ke website anda dalam post, dan sistem pengiriman pesan yang memungkinkan anda untuk chatting secara langsung dengan pelanggan.

2. Instagram

Platform ini sangat ideal untuk bisnis yang membuat banyak konten visual, seperti restoran, butik, dan pengecer. Ini adalah cara yang menarik untuk menampilkan persis apa yang bisnis anda melalui gambar dan konten video. 

Plus, jika anda menggunakan Instagram-cerita, anda dapat mengambil penonton pada semua jenis perjalanan, apakah itu di belakang layar melihat atau toko pembaruan.

3. Pinterest

Alternatif dari Instagram adalah Pinterest. Platform ini menyediakan konten visual yang dapat Anda “pin” untuk papan yang telah dibuat. 

Beberapa yang paling umum ditemui di platform ini adalah kecantikan, kebugaran, barang rumah tangga, makanan, dan pengecer. 

Pinterest memang memiliki lebih sedikit pengguna dari saluran lebih besar seperti Instagram, sehingga anda mungkin menemukan bahwa itu kurang kompetitif. 

4. Twitter

Melalui Twitter, Anda dapat menghubungkan dan memberitahu mereka tentang produk baru. Jika Anda menggunakan platform ini, menjadi aktif, tanggapan, dan tepat waktu adalah kunci. 

5. Linkedin

Dilihat dari pengguna LinkedIn rata-rata adalah karyawan dan pemilik bisnis yang tertarik dalam membuat koneksi baru sesuai di bidang mereka dan mengkonsumsi konten yang terkait dengan industri mereka. 

Ini membuatnya menjadi tempat yang optimal untuk berbagi blog dan sumber daya lain yang menawarkan solusi untuk industri, sehingga dapat membantu Anda menemukan solusi ketika mendapat masalah dalam bisnis.

6. TikTok

Platform ini merupakan media daring yang digunakan satu sama lain bisa dengan mudah berpartisipasi, berinteraksi, dan menciptakan forum tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. 

Saat ini, TikTok telah menjadi aplikasi yang sangat digandrungi oleh kalangan masyarakat saat ini, terutama Generasi Z.  

Anda bisa berinovasi dan berkreasi menggunakan platform yang memiliki fitur-fitur menarik seperti filter, musik, transisi, sound effect, dan beberapa fitur menarik lainnya. 

Memanfaatkan aplikasi TikTok sebagai media promosi dengan membuat calon pelanggan merasa sangat dekat.

Nah, itu tadi penjelasan seputar pemanfaatan digital marketing. Tentunya ini adalah peluang yang sangat besar untuk meningkatkan bisnis Anda bukan? itu sebabnya Anda harus segera memulainya agar bisnis Anda tidak tertinggal lebih jauh. 

Selain itu, untuk meningkatkan bisnis, Anda membutuhkan pekerja yang terlatih dan terampil. Karena itu, bila Anda membutuhkan pekerja terampil, Anda bisa menghubungi MyRobin. 

Kami menyediakan lebih dari 2 juta tenaga kerja profesional yang siap kerja. Ada lebih dari 120 perusahaan bisnis sudah bergabung dengan kami. 

Sekarang giliran Anda. Tunggu apalagi? Rekrut karyawan sekarang juga melalui jasa outsourcing modern MyRobin! https://myrobin.id/bisnis#Rekrut

Peluang bekerja di perusahaan ternama

Membangun jaringan karir, mengembangkan skill, serta dapatkan berbagai kemudahan dan manfaat lainnya

Bagikan artikel ini:
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Pinterest
Artikel terkait

Sales Manager: Tugas, Skill, Peran, Tipsnya

Sales Manager adalah sosok penting yang berperan dalam pertumbuhan perusahaan. Kenali apa itu sales manager, tugasnya, keterampilan yang harus dimiliki dan tips untuk menjadi sukses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cepat kerja, banyak untungnya pula!