5 Pekerjaan untuk Hobi Menggambar, Beserta Kualifikasi yang Dibutuhkan

pekerjaan untuk hobi menggambar

Menggambar menjadi kegemaran sendiri bagi sebagian orang. Menumpahkan ide dan kreativitas di secarik kanvas, memulainya dari sketsa kasar hingga menjadi karakter atau pemandangan hidup sebagai hasil akhir tentu saja memberikan kepuasan bagi penggiatnya.

Mungkin saat ini sebagian dari Anda yang memiliki hobi menggambar bertanya-tanya, apakah kegemaran Anda dalam menggambar dapat menjadi sumber pemasukan untuk Anda?

Jawabannya adalah ya! Terdapat banyak profesi dan pekerjaan yang diperuntukan untuk Anda yang memiliki hobi menggambar.

Terlebih lagi dengan perkembangan dunia digital, menggambar tidak hanya dilakukan di atas kanvas secara manual. Saat ini banyak sekali peralatan digital yang dapat mendukung kemampuan menggambar Anda.

Dalam artikel ini kami akan menyajikan 5 Pekerjaan untuk hobi menggambar Anda, beserta kualifikasi yang dibutuhkan

Ilustrator

Jika Anda akrab dengan komik, buku bergambar, novel, hingga media cetak lainnya, mungkin Anda pernah memperhatikan ilustrasi yang terpampang dalam media tersebut. Ilustrasi yang Anda lihat merupakan karya dari seorang Ilustrator.

Ilustrator sendiri merupakan seseorang yang bekerja membuat ilustrasi menggunakan media visual yang dapat membantu menyampaikan suatu ide, cerita, atau pesan.

Jenis-Jenis Ilustrator

Ilustrator memiliki bidang pekerjaan yang luas, karena itu mereka biasanya dibagi lagi ke dalam bidang-bidang tertentu dimana jenis dan ciri ilustrasi satu bidang akan berbeda dengan bidang lainnya.

1. Ilustrator Komik

Ilustrator Komik merupakan seorang Ilustrator yang membuat ilustrasi pada komik, baik cetak maupun digital. Dalam posisi ini Anda akan mengeksplorasi kreativitas dan kemampuan imajinatif Anda dalam membuat ilustrasi yang dapat menarik minat pembaca.

2. Ilustrator Forensik

Menjadi Ilustrator Forensik, Anda akan bekerja di lembaga kepolisian, menggambarkan ilustrasi atau sketsa wajah buronan berdasarkan ciri-ciri dan deskripsi yang tersedia.

3. Ilustrator Medis

Ketika melihat buku medis, Anda akan mendapati berbagai Ilustrasi kompleks organ dalam manusia, virus, bakteri, dan lain sebagainya. Ilustrasi tersebut umumnya dibuat oleh Ilustrator medis.

Untuk dapat menggambar ilustrasi yang kompleks tersebut, Ilustrator medis harus terlebih dahulu melewati pelatihan medis khusus.

4. Ilustrator Novel

Mirip seperti Ilustrator komik, Ilustrator novel juga membuat ilustrasi pada novel, baik cover ataupun di dalam novel, seperti misalnya Light Novel yang banyak menggunakan ilustrasi khas animasi Jepang.

5. Ilustrator Storyboard

Dalam membuat film, biasanya dibutuhkan perencanaan terkait adegan yang ingin diambil. Dalam perencanaan tersebut biasanya disiapkan gambaran ilustrasi yang membantu secara jelas mengenai adegan apa saja yang akan dimasukan ke dalam frame.

Ilustrasi tersebut adalah ilustrasi yang dibuat oleh Ilustrator Storyboard.

Kemampuan dan Kualifikasi yang dibutuhkan oleh Ilustrator

Tidak hanya kemampuan menggambar karakter ataupun latar, Ada beberapa kemampuan yang harus Anda kuasai untuk menjadi seorang Ilustrator

1. Kemampuan Artistik

Kemampuan artistik adalah salah satu kemampuan wajib yang harus dimiliki oleh seorang Ilustrator karena mereka harus mampu mengatur warna, posisi, komposisi, dan aspek-aspek artistik lainnya.

2. Kemampuan Teknis

Kemampuan lain yang harus dimiliki oleh seorang Ilustrator adalah kemampuan teknis karena tidak hanya menggambar dengan tangan kosong, Anda juga akan menggunakan peralatan-peralatan digital seperti Adobe Ilustrator, dan lain sebagainya.

3. Kemampuan Komunikasi

Selain bekerja dengan lembaga penerbitan, banyak orang yang memilih menjadi Ilustrator sebagai freelance. Untuk ini, mereka harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik demi membangun networking.

Selain itu dengan networking yang luas, Anda dapat lebih mudah menghubungi Ilustrator yang lebih senior dan meminta kritik dan saran untuk perbaikan kualitas diri Anda.

Cara Menjadi Ilustrator Profesional

Membuat Portofolio

Untuk menjadi Ilustrator Profesional, Anda memerlukan syarat-syarat dan kualifikasi tertentu untuk membuktikan kapabilitas Anda sebagai Ilustrator, salah satu caranya adalah melalui Portofolio.

Portofolio merupakan kumpulan informasi yang menunjukan hasil karya, pendidikan, pengalaman organisasi, hingga kemampuan serta pengalaman kerja Anda.

Selengkapnya tentang portofolio dan bagaimana membuat portofolio yang baik dan benar dapat Anda baca di sini

Asah Hard Skill dan Soft Skill

Kemampuan yang mumpuni hanya didapatkan melalui latihan dan kerja keras. Pertama-tama Anda perlu menentukan fokus Anda, seperti ingin menjadi Ilustrator seperti apa dan bidang yang dikerjakan juga seperti apa?

Bila sudah menentukannya, Anda perlu mencari tahu mengenai Hard Skill dan Soft Skill yang dibutuhkan untuk mengisi posisi tersebut.

Baca juga: Soft Skill dan Hard Skill: Pengertian, Perbedaan dan Contohnya

Memperbanyak Koneksi

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, Anda perlu memperbanyak koneksi Anda. Salah satu cara untuk memperbanyak jumlah koneksi adalah dengan memperkuat kemampuan sosial Anda.

Kami menyediakan artikel mengenai kemampuan sosial dan manfaatnya untuk karir, yang mungkin dapat Anda jadikan referensi untuk meningkatkan kemampuan sosial Anda

Komikus

Menonton anime, dan membaca komik atau manga mungkin menumbuhkan minat Anda untuk membuat karya orisinal sendiri. Jika begitu, mungkin menjadi seorang komikus cocok untuk Anda.

Jika Ilustrator harus pandai menerjemahkan ide dan konsep menjadi ilustrasi, seorang komikus harus mampu untuk membuat konsep dan ide nya sendiri untuk kemudian digambar.

Kemampuan dan Kualifikasi yang dibutuhkan oleh Komikus

1. Kreatif dan Imajinatif

Seorang Komikus harus dapat berpikir kreatif untuk membuat ide-ide baru yang orisinil, selain itu mereka harus mampu menerjemahkan ide-ide tersebut ke dalam gambar dan ilustrasi yang mereka buat.

2. Riset dan Mencari Ide

Sama seperti novelis, kemampuan Riset menjadi penting untuk komikus karena mereka memerlukan inspirasi dari karya-karya lain sebagai ide yang dapat diterapkan ke dalam komik yang ia buat.

Selain itu untuk genre komik yang membawa realitas dunia, mereka perlu melakukan riset terhadap logis atau tidaknya unsur-unsur dalam cerita yang mereka buat.

Cara Menjadi Komikus Profesional

Menentukan Fokus

Sebelum Anda memilih menjadi seorang komikus profesional, Anda perlu menentukan konsep dan fokus dari komik yang ingin Anda buat.

Dikarenakan gaya atau style menggambar seseorang berbeda-beda, Anda perlu mencari tahu dimana minat dan letak kekuatan gaya menggambar Anda, apakah Fantasi? Aksi? Atau Drama, dan lain sebagainya.

Setelah menentukan fokus, Anda dapat membuat komik Anda sendiri dan mengirimkannya kepada penerbit.

Mengikuti Lomba

Mengikuti lomba membuat komik dapat meningkatkan mental serta mengetahui batasan-batasan yang Anda miliki. Tidak peduli apakah hasil akhirnya menang atau tidak, mengikuti lomba tentunya dapat memberikan pengalaman-pengalaman berharga untuk perkembangan diri Anda.

Bergabung dengan Komunitas

Seperti seorang Ilustrator, koneksi menjadi hal yang sangat penting untuk seorang komikus. Melalui koneksi Anda dapat menerima ide-ide baru, senior yang akan memberikan kritik dan saran untuk evaluasi diri Anda, hingga relasi untuk mengirimkan karya kepada penerbit.

Namun tentunya untuk bergabung dan berinteraksi di dengan komunitas, Anda memerlukan kemampuan sosial yang baik. Baca selengkapnya tentang kemampuan sosial di sini.

Desainer Grafis

Desainer Grafis adalah salah satu posisi yang cukup banyak dicari saat ini. Desainer Grafis merupakan seseorang yang membuat desain grafis, yaitu menyusun elemen-elemen grafis ke dalam suatu media.

Berbeda dengan Ilustrator, Desainer Grafis umumnya tidak menggambar di atas kanvas ataupun membuat Ilustrasi sendiri, tugas mereka adalah memanfaatkan dan menyusun elemen-elemen grafis menggunakan perangkat lunak untuk desain grafis seperti Photoshop, Corel Draw, dan lain sebagainya.

Kemampuan dan Kualifikasi yang dibutuhkan Desainer Grafis

1. Tool Mastery

Syarat terpenting untuk menjadi seorang Desainer Grafis adalah mampu mengoperasikan tools dan perangkat lunak yang dibutuhkan seperti Photoshop, dan lain-lain untuk menerjemahkan requirements menjadi desain grafis

Tentu saja untuk menguasai alat-alat ini tidak mudah sehingga Anda harus terus menerus berlatih menggunakannya.

2. Kemampuan Artistik

Sama seperti Ilustrator, kemampuan artistik menjadi salah satu kemampuan yang wajib dimiliki oleh Desainer Grafis karena mereka harus mampu mengatur warna, posisi, komposisi, dan aspek-aspek artistik lainnya.

3. Kemampuan Komunikasi

Anda akan berkomunikasi dengan banyak orang, seperti Content Strategist, ataupun Marketing Manager dalam menjelaskan hasil dari desain grafis yang Anda buat, karena itu Anda dituntut untuk memiliki kemampuan komunikasi yang baik.

Cara Menjadi Desainer Grafis Profesional

Membangun Portofolio

Desainer Grafis dapat bekerja untuk korporasi maupun secara freelance, namun apapun itu kehadiran portofolio sangat dibutuhkan sebagai bukti kompetensi yang Anda miliki. Simak bagaimana membangun portofolio kerja dengan baik di sini.

Baca lebih lanjut: Desain Grafis: Pengertian, Tugas, Skill dan Kualifikasi serta Karirnya

Arsitek

Arsitek merupakan orang yang menggunakan keterampilan menggambar untuk merancang skema bangunan yang kompleks dan dan fungsional.

Tidak hanya melakukan desain bangunan, arsitek juga memperhitungkan elemen-elemen lain yang termasuk ke dalam struktural bangunan seperti ventilasi, kapasitas, hingga jalur pipa dan listrik.

Sehingga dapat dikatakan, menjadi seorang Arsitek tidak hanya memerlukan kemampuan menggambar saja, namun juga ilmu-ilmu lain yang biasanya dipelajari di jurusan arsitektur, dan teknik arsitektur.

Kemampuan dan Kualifikasi yang dibutuhkan Arsitek

1. Keterampilan berhitung

Tidak hanya kemampuan menggambar, konsep arsitektur didasari pada hitungan dan matematika. Karena seperti yang telah dijelaskan, arsitektur memperhitungkan elemen-elemen struktural bangunan dalam membuat desain arsitektur.

2. Ketelitian dan atensi yang baik terhadap detail

Membuat sketsa arsitektur bangunan tentunya membutuhkan ketelitian yang sangat baik, ceroboh sedikit saja maka tentu hasilnya tidak akan berakhir dengan baik

Cara menjadi Arsitek Profesional

Masuk Jurusan Arsitektur

Langkah pertama menjadi seorang Arsitek tentu saja masuk jurusan arsitektur atau jurusan lain yang terkait dengan arsitektur seperti Teknik Arsitektur, Arsitektur dan Lingkungan, dan lain sebagainya, yang akan membuka jalan Anda menjadi seorang Arsitek profesional

Mengambil Sertifikasi Keahlian

Sertifikasi keahlian seperti IPTB, dan SKA tentunya menjadi hal yang wajib dimiliki seseorang yang ingin menjadi Arsitek profesional.

Fashion Designer

Bila Anda seorang yang suka menggambar sekaligus penikmat fashion, mungkin menjadi seorang Fashion Designer pernah terlintas dalam benak Anda.

Menjadi seorang Fashion Designer, Anda akan merancang ide-ide karya busana, dan terlibat langsung dalam pembuatan pola pakaian, pemilihan bahan yang digunakan, proses penjahitan, hingga peragaan busana di atas catwalk.

Kemampuan dan Kualifikasi yang diperlukan Fashion Designer

1. Adaptif dan Update dengan tren perkembangan Fashion

Tren Fashion merupakan sesuatu yang mudah berubah. Apa yang trending bulan ini mungkin akan berubah beberapa bulan ke depan. Hal ini menuntut seorang Fashion Designer untuk tetap update mengikuti perkembangan Fashion demi membuat desain yang laku di pasaran.

2. Memiliki pengetahuan yang kuat terhadap tekstur, warna, dan kain

Untuk membuat desain yang baik, tentunya Anda harus memiliki pengetahuan yang kuat terhadap pakaian yang ingin Anda buat.

Anda harus memahami bagaimana kain bergerak, menggantung, dan lain-lain, karena antara satu desain dengan desain lain membutuhkan bahan yang berbeda, serta bahan tersebut memiliki karakteristik yang berbeda juga.

3. Memiliki pengetahuan bisnis yang baik

Pengetahuan mengenai bisnis seperti keuangan, target pasar, penjualan akan sangat penting untuk Anda terjun ke dunia mode, karena banyak perancang busana berbakat yang pada akhirnya bangkrut karena tidak memiliki pengetahuan bisnis yang baik.

Karena itu Anda sebaiknya memperkaya pengetahuan bisnis Anda dengan membaca jurnal-jurnal terkait perdagangan fashion.

4. Kemampuan Komunikasi yang Baik

Bekerja sebagai Fashion Designer, Anda akan berhubungan dengan banyak orang. Mulai dari supplier, klien, penjahit, dan masih banyak lagi. Karena itu kemampuan komunikasi menjadi penting untuk dimiliki oleh Fashion Designer.

Pelajari bagaimana meningkatkan kemampuan komunikasi Anda dalam artikel ini

Cara menjadi Fashion Designer Profesional

Memulai Pendidikan Fashion Designer

Meski banyak Fashion Designer yang sukses tanpa pendidikan desain tertentu, Anda tetap disarankan untuk mengambil pendidikan ataupun course dan pelatihan terkait dengan Fashion Designer.

Hal ini dapat mendorong Anda mendapatkan ilmu dan pengalaman baru terkait Fashion Design, mendapatkan relasi, serta meningkatkan kemampuan Fashion Design Anda.

Menentukan Tujuan

Mengenai model desain apa yang sesuai dengan preferensi dan kemampuan Anda harus terlebih dahulu Anda tentukan sebelum memulai karir sebagai Fashion Desainer

Setelah Anda menentukan tujuan, dan memiliki pengetahuan serta pengalaman yang cukup, Anda bisa mencoba memulai desain pertama Anda!

Demikian merupakan 5 referensi pekerjaan untuk hobi menggambar, apakah ada diantara 5 referensi di atas yang menarik minat Anda?

MyRobin menyediakan informasi terupdate seputar karir, pekerjaan, bisnis, dan lain sebagainya.

Melalui MyRobin, Anda juga dapat merekrut pekerja berkualitas, termasuk yang terkait dengan gambar dan desain.

Peluang bekerja di perusahaan ternama

Membangun jaringan karir, mengembangkan skill, serta dapatkan berbagai kemudahan dan manfaat lainnya

Bagikan artikel ini:
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Pinterest
Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cepat kerja, banyak untungnya pula!